Sudah Hubungi Perusahaan untuk Bantu PON, KONI Riau Masih Belum Dapat Respon

KONI Riau masih berupaya mengatasi kekurangan anggaran untuk mengirim kontingen Riau ke Pra PON dan PON. Namun belum ada respon sampai saat ini.

Sudah Hubungi Perusahaan untuk Bantu PON, KONI Riau Masih Belum Dapat Respon
Internet
Logo KONI

tribunpekanbaru.com - Hingga pekan ketiga April 2019, belum ada sinyal positif dari pihak swasta untuk membantu persiapan tim Riau menghadapi PON di Papua nanti. Saat ini anggaran KONI di APBD Riau 2019 hanya Rp20 miliar.

Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis, Kamis (18/4) menjelaskan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa pihak swasta yang beroperasi di Provinsi Riau. Namun belum ada jawaban.

"Kawan-kawan pengurus KONI sudah ada yang menghubungi beberapa perusahaan. Tapi sampai hari ini belum ada jawaban," kata Emrizal kepada Tribun.

Sembari menunggu jawaban dari perusahaan yang sudah dihubungi tersebut, KONI Riau tetap mengandalkan Pemprov Riau, dalam hal ini Gubernur Riau, untuk memanggil semua perusahaan raksasa di Riau agar mau membantu tim PON Riau.

Namun kapan KONI akan bertemu Gubernur, Emrizal mengaku sampai saat ini belum dapat jadwal dari protokoler Gubernur. Padahal, banyak persoalan yang harus dilaporkan berkaitan persiapan Porwil dan Kejurnas Pra PON yang dilaksanakan 2019 ini.

"Kalau sekarang kita paham, Pak Gubernur sibuk dengan pemilu. Kita tunggu lah sampai ada waktunya. Yang jelas, kita harap April ini ada solusi persoalan ini. Sebab kalau tidak, persiapan Porwil dan Kejurnas Pra PON bisa terganggu," paparnya.

KONI Riau sendiri akan mengirim 40-an cabor untuk mengikuti Porwil dan Kejurnas Pra PON yang dihelat tahun ini. Sedangkan untuk Porwil di Bengkulu, KONI akan memberangkatkan 11 cabor.

Sementara Kejurnas Pra PON digelar sesuai keputusan PB masing-masing cabor. Namun pelaksanaannya tahun ini, karena PON digelar tahun depan. KONI menyebut, jumlah cabor yang ikut Kejurnas Pra PON masih didata. Namun jumlah cabor yang ikut Kejurnas Pra PON diperkirakan ada 30-an.

Emrizal menjelaskan, idealnya untuk persiapan Porwil dan Kejurnas Pra PON ini, pihaknya butuh dana sekitar Rp38 miliar sesuai usulan awal KONI. Namun hanya direalisasikan Rp20 miliar. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved