Pemilu 2019

Temuan Bawaslu Pelalawan Riau, Banyak TPS Kekurangan Surat Suara di Pangkalan Kerinci

Bawaslu Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau mengakui persoalan kekurangan surat suara menjadi masalah yang paling menonjol

TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Bupati Pelalawan HM Harris beserta istri dan Wakil Bupati Zardewan menunggu giliran untuk mencoblos di TPS 01 Kelurahan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci, Rabu (17/4/2019). 

Temuan Bawaslu Pelalawan Riau, Banyak TPS Kekurangan Surat Suara di Pangkalan Kerinci

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau mengakui persoalan kekurangan surat suara menjadi masalah yang paling menonjol saat pencoblosan pada Pemilu serentak 2019 pada Rabu (17/4/2019) lalu.

Menurut Ketua Bawaslu Pelalawan, Mubrur S.Pi, kekurangan kertas suara banyak ditemukan di Kecamatan Pangkalan Kerinci sebagai daerah yang paling banyak pemilih maupun TPS.

Kondisi itu hampir merata khususnya di Kelurahan Kerinci Timur dan Kerinci Kota. Banyak pemilih yang nyaris tak bisa mencoblos lantaran kertas suara tidak mencukupi.

"Kalau di kecamatan lain tidak begitu mencuat kekurangan kertas suara. Hanya di Pangkalan Kerinci saja," beber Murur kepada tribunpelalawan.com, Kamis (18/4/2019).

Baca: Jokowi Pimpin Rapat Terbatas Membahas Penambahan Kuota Haji Indonesia

Mubrur menjelaskan, kondisi itu dapat diatasi dengan cepat oleh petugas di lapangan baik KPU, Bawaslu, tim pemantau pemilu, kepolisian, serta pemerintah setempat.

Dengan meminjamkan surat suara dari TPS yang berlebih kertas suaranya yang jaraknya berdekatan. Tentu dengan dilengkapi berita acara serah terima kertas suara.

Dikatakannya, kerta suara yang tidak mencukupi akibat pemilihan yang membludak hingga tengah hari, khususnya yang memakai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca: Tepat 24 Jam, Foto Selfie Nicholas Saputra Benar-benar Dihapus!

Sebab pengiriman logistik dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai sudah sesuai dengan data kebutuhan.

"Kemungkinan besar karena tingginya partisipasi pemilihan pada Pemilu tahun ini," tandasnya.

Ada juga persoalan lagi yang tidak terlalu mencolok seperti kekurangan tinta, persoalan pindah memilih, hingga petugas KPPS yang lambat memulai pencoblosan. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)‎.

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved