Pemilu 2019

Warga Binaan Lapas Tembilahan Riau Salurkan Hak Pilih di Dua TPS, 349 Tidak Bisa Mencoblos

Para warga binaan menyalurkan hak suaranya di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disediakan di dalam Lapas Klass II A Tembilahan

Warga Binaan Lapas Tembilahan Riau Salurkan Hak Pilih di Dua TPS, 349 Tidak Bisa Mencoblos
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli
Kepala Lapas Klass II A Agus Pritiatno. Bc.IP, SH, MH memantau pemungutan suara warga binaan di TPS 37 Lapas Tembilahan. 

Warga Binaan Lapas Tembilahan Riau Salurkan Hak Pilih di Dua TPS, 349 Tidak Bisa Mencoblos

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Sebanyak 401 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klass IIA Tembilahan ikut menyemarakkan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Rabu (17/4/2019).

Para warga binaan menyalurkan hak suaranya di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disediakan di dalam Lapas Klass II A Tembilahan, yaitu, TPS 52 yang terletak di bagian depan ruangan masuk dan TPS 37 yang terletak di Aula Lapas Tembilahan.

Kepala Lapas Klass II A Agus Pritiatno. Bc.IP, SH, MH menuturkan, di TPS 37 terdapat total Daftara Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 293 warga binaan yang mencoblos dengan rincian 22 orang wanita dan 271 pria.

Baca: Donor Darah di Tribun Pekanbaru, 30 Kantong Darah Terkumpul dalam Dua Jam

Selanjutnya di TPS 52 terdapat total DPT sebanyak 108 warga binaan, dengan rincian 104 pria dan 4 wanita.

“Alhamdulillah pencoblosan lancar. warga binaan kita bisa juga menggunakan hak pilihnya. Banyak yang bingung nggak ada gambarnya, sebelum masuk saya suruh lihat dulu lima contoh surat suaranya,” ujar pria yang akrab disapa Agus ini.

Sebelum memulai pencoblosan, dikatakan Agus, para warga binaan telah diberi arahan dan tata cara mencoblos agar pesta demokrasi bisa sukses dan terlaksana lancar.

“Tadi pagi saya kumpulkan dengan tertib. Saya pesankan kepada warga binaan untuk memilih calon mereka sesuai dengan hati nurani mereka. Kita tidak ada intervensi apapun kepada warga binaan,” tegasnya.

Namun Agus menyayangkan dari total 750 warga binaannya tidak semua bisa menggunakan hak pilihnya, 349 warga binaan tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

Baca: Bawaslu Riau Sebut Posisi Pemilih Khusus di Pemilu 2019 Lemah

“Rata – rata karena e – KTP nya tidak ada, surat – suratnya kependudukannya tidak lengkap,” pungkas mantan Kalapas Bengkalis ini.

Berdasarkan pantauan langsung di dua TPS tersebut, warga binaan tampak antusian mengikuti pesta demokrasi.

Warga binaan dengan tertib satu persatu menunggu panggilan dari petugas TPS yang seluruhnya pegawai Lapas Klass II A Tembilahan.(Tribuntembilahan.com/T. Muhammad Fadhli).

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved