Breaking News:

Pemko Pekanbaru Tunggu Usulan Lokasi Pasar Ramadhan dari Kecamatan

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan segera menentukan lokasi pasar Ramadhan 1440 Hijriah.

Penulis: Fernando
Editor: Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan segera menentukan lokasi pasar Ramadhan 1440 Hijriah.

Penentuan lokasi pasar dilakukan setelah seluruh Camat mengusulkan lokasi di wilayah mereka masing-masing.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru akan mengirimkan surat kepada seluruh camat di Pekanbaru untuk segera menentukan titik lokasi keberadaan pasar Ramadan.

Surat itu berisikan usulan lokasi pasar Ramadhan kepada Pemko Pekanbaru.

"Tujuannya agar camat bisa segera menyampaikan dimana titik lokasi keberadaan pasar Ramadan. Dengan begitu, kita akan tahu dimana pasar Ramadan yang resmi agar kita mudah dalam melakukan pemantauan,” ungkap Kepala DPP Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Jumat (19/4/2019).

Lebih lanjut Ingot menjelaskan jika pasar Ramadhan di Kota Pekanbaru selama ini terus bertambah setiap tahunnya.

Lokasinya pun juga berkembang, tidak hanya di satu titik saja di setiap kecamatan. Ini berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Dengan alasan itu pula, Camat dan Lurah diminta segera memfasilitasi dan mengkoordinasikan keinginan masyarakat tersebut.

“Selama ini pasar Ramadan merupakan agenda masyarakat, dan kita memberikan kearifan bagi masyarakat setempat. Untuk itu, kita sangat berharap rekan-rekan camat dan lurah segera memfasilitasi dan mengkoordinasi dimana pasar Ramadan yang bisa diadakan atau dibuat,” ungkapnya.

Dengan adanya penempatan lokasi pasar Ramadhan yang telah diusulkan, maka dinas akan lebih mudah melakukan pengawasan koordininasi, termasuk menglakukan pengawasan makanan dan jajanan yang dijual di pasar tersebut.

“Sesuai Tupoksi, tugas kita nantinya akan melakukan pemantauan terhadap kualitas makanan. Karena sering kali kita temukan ada makanan yang dibuat dari bahan tidak layak konsumsi dijual bebas di pasar Ramadan,” urainya.

Mantan Kabag Humas Setdako Pekanbaru itu menjelaskan jika keberadaan pasar Ramadhan harus memiliki izin resmi.

"Jika tak ada izin resmi maka pihak terkait bisa melakukan penertiban," tegasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved