Breaking News:

Berita Riau

Rohul Dapat Jatah Terbesar dari Pemprov untuk Bangun Jalan dan Jembatan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengalokasikan dana sebesar Rp442,024 miliar untuk pembangunan Jalan dan Jembatan di Provinsi Riau.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Hendra Efivanias
istimewa
Kondisi jalan rusak di Desa Sei Gergaji Inhil. Warga mengaku jalan rusak di wilayah ini sudah berlangsung lama. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengalokasikan dana sebesar Rp442,024 miliar untuk pembangunan Jalan dan Jembatan di Provinsi Riau.

Dana tersebut masuk di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2019.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Dadang Eko Purwanto, Jumat (19/4/2019) mengungkapkan, anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan yang tersebar di 12 Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau.

"Pagu anggarannya sekitar Rp442 miliar. Itu untuk pembangunan jalan dan jembatan dan dibagi-bagi ke 12 kabupaten kota, sesuai keperluan masing-masing kabupaten kota yang ada di Riau," katanya.

Baca: Bawaslu Meranti Usulkan Pemungutan Suara Ulang di 3 TPS

Baca: Kurang Surat Suara, 15 TPS di Kampar Lakukan Pemungutan Suara Lanjutan

Namun dari total anggaran yang sudah disiapkan tersebut, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendapat jatah paling besar mendapat alokasi anggaran untuk pembangunan jalan dan jembatan di tahun 2019 ini.

Angkanya untuk satu kabupaten Rohul saja mencapai Rp122,840 miliar.

Anggaran tersebut untuk pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Rohul.

"Iya, di Rohul itu ada empat kegiatan pembangunan jalan dan dua jembatan dengan total pagu dana mencapai Rp122,840 miliar lebih. Paling besar anggaranya itu untuk peningkatan Jalan Dalu-dalu- Mahato sepanjang 7,3 kilometer sebesar Rp65,7 miliar," katanya.

Baca: Pemugaran Cagar Budaya Bisa Mengaburkan Jejak Sejarah

Selain Rohul, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) juga mendapat anggaran besar untuk pembangunan jalan dan jembatan.

Yakni sebanyak Rp66,438 miliar.

Di Kabupaten Rohil ada tiga kegiatan peningkatan jalan, salah satunya yakni peningkatan Jalan Teluk Piyai menuju ke Panipahan hingga keperbatasan Sumatera Utara.

Dengan panjang jalan yang akan dibangun sepanjang 16,1 kilometer, dengan total anggaran Rp66,438 miliar.

Sedangkan diurutan ketiga, Kota Pekanbaru juga mendapatkan alokasi dana untuk pembangunan jalan yang cukup besar dibandingkan kabupaten dan kota lainya.

Yakni sebesar Rp 45,842 miliar.

Di Pekanbaru terdapat empat kegiatan yang terdiri dari dua peningkatan jalan dan dua pembangunan jalan.

"Di Pekanbaru ada peningkatan jalan dalam kota Pekanbaru sepanjang 3,2 kilometer dengan total anggaran mencapai Rp45,842 miliar," ujarnya.

Selanjutnya, kabupaten Kampar terdapat empat kegiatan dengan total anggaran Rp 36,689 miliar, kota Dumai anggaaran Rp8,347 miliar, Siak sebesar Rp37,693 miliar, Pelalawan Rp31,294 miliar, Kuantan Singingi Rp8,847 miliar, Indragiri Hulu Rp20,642 miliar, Indragiri Hilir Rp20,842 miliar dan Kepulauan Meranti Rp9,347 miliar.

"Kita juga menyiapkan anggaaran sebesar Rp41,200 miliar yang digunakan untuk perencanaan teknik jalan dan jembatan, survei IRMS jalan di provinsi Riau. Termasuk pembebasan lahan jalan di Riau, pembayaran hutang pembangunan jalan Teluk Masjid dan beberapa kegiatan lainnya," ujarnya.

Selain anggaran pembangunan jalan dan jembatan, tambah Dadang, Pemprov Riau pihaknya juga menganggarkan dana untuk pemeliharaan jalan dan jembatan sebesar Rp123,580 miliar.

Saat ini proses pembangunan serta pemeliharaan jalan dan jembatan masih dalam tahap lelang.

"Nanti kalau sudah selesai proses lelang,pengerjaan akan segera dilakukan dibeberapa ruas jalan dan jembatan yang sudah ditentukan sebelumnya," katanya.  (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved