Pilpres 2019

6 TPS di 5 Kecamatan Kabupaten Inhil Riau Direkomendasikan Lakukan PSU dan PSL

6 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 5 Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa menggelar PSU dan PSL

6 TPS di 5 Kecamatan Kabupaten Inhil Riau Direkomendasikan Lakukan PSU dan PSL
TribunPekanbaru/T. Muhammad Fadhli.
Satu diantara TPS di Kota Tembilahan sedang melakukan Pemungutan suara, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Sebanyak 6 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 5 Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL).

Hal ini terjadi setelah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Inhil merekomendasikan antara lain, PSU di 2 TPS dan PSL di 4 TPS karena terdapat temuan dan pelanggaran pada hari pencoblosan 17 April lalu.

2 TPS yang direkomendasikan melaksanakan PSU antara lain yaitu, TPS 14 Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh dan TPS 24 Desa Sei Gantang, Kecamatan Kempas.

Selanjutnya 4 TPS yang direkomdasikan melaksanakan PSL antara yaitu, TPS 05 Desa Sei Undan, Kecamatan Reteh untuk pilpres, TPS 6 Desa Bantaian, Kecamatan Mandah untuk pemilihan DPD, TPS 6 Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang untuk pemilihan DPD dan TPS 1 Desa Tagagiri Tama, Kecamatan Pelangiran untuk pilpres.

Ketua Bawaslu Inhil , M. Dong, menuturkan, rekomendasi ini dikeluarkan setelah melalui kajian dan rapat pleno ditingkat kecamatan oleh Panwaslu Kecamatan Reteh, Kecamatan Keritang, Kecamatan Kempas, Kecamatan Mandah dan Kecamatan Pelangiran.

Baca: UPDATE Hasil Real Count KPU Sabtu (20/4/2019) Pukul 12.00: Hanya Selisih 700an Ribu Suara

Baca: Adem & Damai: Raffi Ahmad Ungkap Alasan Pilih Jokowi, Teuku Wisnu Beberkan Kenapa Mendukung Prabowo

Baca: Prabowo Bertemu Lima Sekjen Parpol Koalisi, Apa yang Dibahas?

Baca: VIRAL, Ada Emak-emak Taruhan Mobil Setengah Miliar untuk Jagoannya di Pilpres 2019

“Menyusul adanya temuan pelanggaran saat pelaksanaan pemungutan suara, kemudian Panwas mengirimkan surat rekomendasi kepada PPK untuk selanjutnya diteruskan ke KPU Inhil,” ujar M. Dong melalui pesan singkatnya, Sabtu (20/4).

Lebih rinci M. Dong menjelaskan, PSU terpaksa harus dilakukan di TPS 14 Pulau Kijang setelah Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) menemukan tiga pemilih dari luar wilayah Kelurahan Pulau Kijang yang menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP-el tanpa membawa Surat Pindah Memilih (Formulir A.5).

“Jenis Pemilu yang harus diulang di TPS ini (14) adalah Pilpres, Pemilihan DPD, Pemilihan DPR RI dan Pemilihan DPRD Provinsi,” sebut M. Dong.

Selanjutnya, PSU di TPS 24 Sungai Gantang harus dilakukan karena adanya 18 pemilih dari luar wilayah Desa Sungai Gantang yang menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP-el, tanpa membawa Surat Pindah Memilih (Formulir A.5).

“Sama seperti pada TPS 14 Pulau Kijang, jenis Pemilu yang harus diulang di TPS 24 Sungai Gantang Kecamatan Kempas yaitu Pilpres, Pemilihan DPD, Pemilihan DPR RI dan Pemilihan DPRD Provinsi,” tambah Dong.

Halaman
12
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved