Bawaslu Inhil Rekomendasikan PSU dan PSL pada 6 TPS di 5 Kecamatan

Menurut Bawaslu Inhil, rekomendasi PSU dan PSL dikeluarkan setelah ditemukan sejumlah pelanggaran pada saat pencobolan 17 April lalu.

Bawaslu Inhil Rekomendasikan PSU dan PSL pada 6 TPS di 5 Kecamatan
tribun pekanbaru
Suasana pencoblosan di TPS 07 Jalan Tanjung Harapan Kelurahan Sungai Beringin, Tembilahan, beberapa waktu lalu. 

tribunpekanbaru.com - Sebanyak 6 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 5 kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terpaksa menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL).

Hal ini terjadi setelah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Inhil merekomendasikan antara lain PSU di 2 TPS, dan PSL di 4 TPS. Ini karena ada temuan pelanggaran yang terjadi hari pencoblosan 17 April lalu.

Dua TPS yang direkomendasikan PSU antara lain TPS 14 Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, dan TPS 24 Desa Sei Gantang, Kecamatan Kempas.

Selanjutnya 4 TPS yang direkomdasikan PSL antara TPS 05 Desa Sei Undan, Kecamatan Reteh untuk pilpres, TPS 6 Desa Bantaian, Kecamatan Mandah untuk pemilihan DPD, TPS 6 Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang, untuk pemilihan DPD, dan TPS 1 Desa Tagagiri Tama, Kecamatan Pelangiran untuk pilpres.

Ketua Bawaslu Inhil, M Dong, menuturkan, rekomendasi dikeluarkan setelah melalui kajian dan rapat pleno tingkat kecamatan oleh Panwaslu Kecamatan Reteh, Kecamatan Keritang, Kecamatan Kempas, Kecamatan Mandah, dan Kecamatan Pelangiran.

“Menyusul adanya temuan pelanggaran saat pemungutan suara, kemudian Panwas mengirim surat rekomendasi kepada PPK untuk diteruskan ke KPU Inhil,” ujar M Dong melalui pesan singkat, Sabtu (20/4).

Diterangkan, PSU harus dilakukan di TPS 14 Pulau Kijang setelah Pengawas TPS menemukan tiga pemilih dari luar wilayah Kelurahan Pulau Kijang menggunakan hak pilih hanya dengan menunjukkan KTP-el tanpa membawa Surat Pindah Memilih (Formulir A5).

“Pemilu yang harus diulang di TPS ini (14) adalah Pilpres, Pemilihan DPD, DPR RI, dan DPRD provinsi,” sebut M Dong.

Selanjutnya, PSU di TPS 24 Sungai Gantang karena ada 18 pemilih dari luar Desa Sungai Gantang yang memilih dengan KTP-el tanpa membawa Surat Pindah Memilih (Formulir A5).

“Sama seperti TPS 14 Pulau Kijang, jenis Pemilu yang harus diulang di TPS 24 Sungai Gantang yaitu Pilpres, DPD, DPR RI, dan DPRD provinsi,” katanya.

Sementara itu, PSL harus dilakukan setelah terdapat kekurangan surat suara, antara lain 17 surat suara Pilpres di TPS 5 Sungai Undan Kecamatan Reteh, 27 surat suara DPD di TPS 6 Bantaian Kecamatan Mandah, 83 surat suara DPD di TPS 6 Nusantara Jaya Kecamatan Keritang, dan 26 surat suara Presiden di TPS 1 Tagagiri Tamajaya, Kecamatan Pelangiran.

“Surat Rekomendasi telah dikirim masing-masing Panwaslu Kecamatan ke PPK, tinggal menunggu tindak lanjut KPU. Untuk waktu dan pelaksanaan KPU yang tentukan,” tutur M Dong.

Rekomendasikan PSU dan PSL ini dibenarkan Ketua KPU Inhil, Herdian Azmi, yang mengaku mendapat rekomendasi dari Bawaslu Inhil pada Jumat (19/4) lalu. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved