Siak

Jaring Qari Qariah Terbaik, Bupati Alfedri Buka MTQ ke-10 Tingkat Kecamatan Mempura

Pembukaan MTQ ke-10 Kecamatan Mempura, Sabtu (20/4/2019) malam berlangsung di Masjid Abdul Jalil Mujaffarsyah, Kampung Benteng Hulu.

Jaring Qari Qariah Terbaik, Bupati Alfedri Buka MTQ ke-10 Tingkat Kecamatan Mempura
istimewa
Bupati Siak Alfedri menyampaikan kata sambutan pada pembukaan MTQ ke -10 kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Sabtu (20/4/2019) malam di Masjid Abdul Jalil Mujaffarsyah, Kampung Benteng Hulu 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Pembukaan MTQ ke-10 Kecamatan Mempura, Sabtu (20/4/2019) malam berlangsung di Masjid Abdul Jalil Mujaffarsyah, Kampung Benteng Hulu.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Siak Alfedri didampingi Camat Mempura Desi Fevianti.

Camat Desi mengatakan, MTQ ke -10 diikuti oleh 7 kampung dan 1 kelurahan.

Masing-masing kafilah mengutus qari-qariah terbaiknya untuk bertanding di tingkat kecamatan.

Juara pada MTQ kecamatan ini akan memperkuat kafilah kecamatan itu untuk MTQ kabupaten yang akan diselenggarakan di Kecamatan Sungai Apit.

"MTQ kecamatan ini bertujuan menjaring para qari- qariah terbaik untuk menghadapi MTQ di tingkat Kabupaten Siak, yang akan dilaksanakan pada Juni mendatang," kata dia.

Ia mengajak masyarakat setempat, agar lebih meningkatkan kepedulian kepada kegiatan keagamaan.

Dalam pada itu, ia menyinggung terkait sudah diresmikannya ATM beras di Kecamatan Mempura.

Bupati Siak Alfedri mengatakan, momentum MTQ dilaksanakan setiap tahun merupakan upaya menghadirkan nilai-nilai Alquran di tengah masyarakat.

"Kita harapkan dari tahun ke tahun pelaksanaan MTQ mengalami peningkatan. Diharapkan pada event di tingkat kabupaten nantinya mengutamakan qari -qariah tempatan sehingga dapat
memberikan efek lebih luas lagi pada syiar agama," kata Alfedri.

Dikatakannya, saat ini ada 1.054 tahfiz dari 9 ponpes di Siak.

Harapannya, hafalan Alquran tidak hanya diterapkan pada sekolah pesantren saja tapi juga dapat dilaksanakan pula di sekolah umum, sehingga pembinaan akhlak pada anak semakin baik dan terhindar dari pergaulan negatif.

Dengan mempersiapkan generasi yang cinta Alquran serta memahami isi kandungannya diharapkan dapat menjadi salah satu upaya mendorong pengembangan potensi dan kearifan lokal dengan landasan agama yang kuat. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved