Indragiri Hilir

Mulai Senin 135 SMP/Sederajat di Inhil Mulai Menjalani Ujian Nasional

Dari 135 SMP sederajat di Inhil, 22 di antaranya mengikuti UNBK, sedangkan sisanya masih Ujian Nasional Kertas Pensil.

Mulai Senin 135 SMP/Sederajat di Inhil Mulai Menjalani Ujian Nasional
tribun pekanbaru
Pelaksanaan UN di SMA di Inhil beberapa waktu lalu berjalan lancar. Mulai Senin, giliran SMP/sederajat yang melaksanakan ujian nasional. 

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Total sebanyak 285 Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta sederajat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan mengikuti Ujian Nasional (UN), Senin (22/4).

Pada UN kali ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil akan menggunakan dua sistem UN, yaitu, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

Meskipun masih di dominasi oleh UNKP, namun jumlah SMP sederajat yang akan mengikuti UNBK pada tahun ini di Inhil meningkat dari tahun sebelumnya.

“Untuk SMP UNBK kalau tahun lalu UNBK itu baru 2 sekolah, tahun ini naik 25 sekolah yang menyelenggarakan, walaupun tempatnya ada yang numpang,” ujar Kepala Disdik Inhil, H. Rudiansyah kepada Tribun Pekanbaru, belum lama ini.

Baca: LINK Live Streaming Persija Jakarta Vs Ceres Piala AFC 2019 (AFC Cup) Penyisihan Grup G (Video)

Pada tahun depan, dikatakan Rudiansyah, Disdik Inhil menargetkan UNBK bisa naik lagi menjadi 50 SMP sederajat dan terus meningkat setiap tahunnya hingga seluruh SMP di Inhil bisa mengikuti UNBK.

“Kita mencari sekolah yang terjamin listrik sama jaringannya, peralatan lengkap. Kita harapkan dalam 2 tiga tahun kita udah siap. Kendala kita listrik sama jaringan yang belum 24 jam dan lelet,” jelasnya.

Baca: Selain La Nyalla, Ini 6 Tokoh yang Pernah Janji Potong Tangan Hingga Potong Kuping, Berakhir Begini

Untuk mewujudkan target tersebut, Rudiansyah menuturkan, Disdik Inhil sudah mulai melakukan pengadaan alat server dan komputer untuk UNBK.

“Kita juga harapkan kerjasama PLN, Telkomsel dan operator jaringan untuk UNBK ini. Kalau tidak bisa, terpaksa seperti zaman dulu siswanya yang kita angkut ke sekolah lain (menumpang),” pungkasnya.(Tribuntembilahan.com/T. Muhammad Fadhli).

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved