Jumat, 1 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lagi Main Handphone Saat Hujan, Pria Ini Tewas Disambar Petir

Pria berusia 39 tahun itu diketahui sedang memainkan handphone saat hujan deras melanda kawasan tersebut.

Tayang:
Editor: Sesri
net
Ilustrasi Rumah Tersambar Petir 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Seorang pria meninggal dunia tersambar petir di Bukit Pelanduk, Port Dickson pada Sabtu (20/4/2019).

Saat itu, pria berusia 39 tahun itu  diketahui sedang memainkan handphone saat hujan deras melanda kawasan tersebut.

Sebagaimana dilansir Sinchew, pria itu teridentifikasi atas nama R. Kannan (39) yang bekerja di pembangkit listrik di Bukit Pelanduk.

Saat insiden terjadi, Kannan tengah mengangkut pekerja dari pantai untuk menuju ke kawasan pembangkit listrik dengan menggunakan perahunya.

Rupanya, saat itu dia menggunakan ponselnya di atas kapal ketika terjadi badai petir.

Blarrr! petir itu langsung menyambar dan mengenai bagian dadanya.

Kannan langsung meninggal di lokasi kejadian.

Jasadnya kemudian dievakuasi ke klinik kesehatan di Kampung Sawah.

Berdasarkan pemeriksaan, polisi mengatakan bahwa terdapat luka bakar di dada Kannan.

Baca: Petir Sempat Ganggu Sistem Kelistrikan, PLN Minta Maaf

Baca: Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun, Pria di Bengkalis Riau Diduga Tersambar Petir, Kepala Luka Bakar

Baca: Doa Ketika Mendengar Petir di Saat Hujan, Begini Adabnya

Pendaki tersambar petir

Peristiwa serupa juga pernah terjadi di tanah air.

11 orang pendaki asal Jakarta tersambar petir di Gunung Prau, kawasan Desa Dieng, Kejajar, Wonosobo, Minggu (23/4/2017) siang, pukul 14.00 WIB.

Tiga orang di antaranya meninggal dunia di lokasi. Sedangkan dua orang luka-luka dan enam orang selamat.

Rombongan itu tiba di basecamp Gunung Prau, kawasan Desa Patak Banteng pada Sabtu (22/4/2017) pukul 14.00 WIB.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova berujar rombongan itu tersambar petir saat melintas di sekitar tower setempat.

Petugas sedang mengevakuasi tiga pendaki Gunung Prau uang tewas akibat tersambar petir, Minggu (23/4/2017).(Dok Polres Wonosobo) ((Dok Polres Wonosobo))

Identitas pendaki yang meninggal adalah Deden Hidayat Maulana (31) warga Jalan Benuang VI No 44 RT 8 RW 11, Bakti Jaya, Sukmajaya, Kota Depok; Aditya Agung Darmawan (30) warga Jalan Cipinang Muara II RT 18 RW 2, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur; Adi Setiawan (31) warga Jalan Cipinang Muara II No 33 RT 5 RW 2, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sedangkan identitas dua pendaki yang luka-luka adalah Syaiful Ulum (35) warga Kampung Sumur No 49 RT 9 RW 17, Klendep, Jakarta Timur; Danang (28) warga Cipinang, Jakarta Timur.

Korban luka-luka saat ini dirawat di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo.

Sapi mati tersambar petir

Petir juga pernah menyambar sebuah rumah dan bangunan kandang di Padukuhan Mendak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (25/1/2018).
Halaman selanjutnya

Akibatnya, seekor sapi milik warga yang ada di kandang setempat mati karena tersambar petir.

Kepala Polisi Sektor Panggang, AKP Tri Wibowo, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.15 WIB.

Saat itu, terjadi hujan di sekitaran Kecamatan Panggang.

Tiba-tiba, petir menyambar rumah milik Kasmo Rejo dan bangunan kandang milik Harno Sukasdi.

Kasmo sekeluarga pun terkaget mendengar dentuman keras tersebut, dan memeriksa bangunan rumah yang rusak di bagian atap.

Dirinya pun memeriksa kandang, dan terkejut mendapati sapi milik Harno mati diduga tersambar petir.

"Kejadiannya sangat cepat, dari suara dentuman yang cukup keras, menyambar bagian atap rumah, dan seekor sapi milik warga sekitar hingga sapi tersebut mati," ujar Tri, Kamis (25/1/2018).

Warga pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panggang.

Petugas kepolisian datang tak lama kemudian dan melakukan pemeriksaan saksi dan tempat kejadian perkara.

Petugas kepolisian pun menyimpulkan kematian ternak sapi milik warga akibat sambaran petir.

"Sapi itu mati baru diketahui sekitar pukul 07.00 WIB saat pemiliknya, Harno Sukasdi mengecek ke kandang dan melihat sapinya sudah tidak bernyawa. Sambaran tersebut juga merusak jaringan listrik di rumah milik korban," ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Kerusakan instalasi listrik sebesar Rp 3 juta sedangkan sapi bernilai sekitar Rp 13 juta. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Main Ponsel di Tengah Hujan Lebat

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved