Bebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi, 2 WNI Dipulangkan ke Indonesia & 11 Orang Lagi Tunggu Putusan

Saat ini masih ada 11 WNI yang terancam hukuman mati di Arab Saudi. Beberapa di antaranya karena didakwa melakukan sihir.

Bebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi, 2 WNI Dipulangkan ke Indonesia & 11 Orang Lagi Tunggu Putusan
http://gbcghana.com
Ilustrasi hukuman mati 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Sebanyak dua warga negara Indonesia lolos dari hukuman mati di Arab Saudi. Keduanya yakni, Sumartini Bt M Galisung asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dan Warnah Bt Warta Niing, warga Karawang, Jawa Barat.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, saat ini keduanya sudah dipulangkan ke Tanah Air.

"Dengan telah keluarnya putusan pembebasan, keduanya segera dipulangkan dan tiba di Jakarta pada 24 April 2019, untuk selanjutnya diserahterimakan kepada keluarga masing-masing oleh Kemenlu," ujar Iqbal dalam keterangan tertulis, Rabu (24/4/2019).

Sebelumnya, Sumartini dan Warnah divonis hukuman mati pada 28 Maret 2010.

Keduanya didakwa melakukan sihir dan guna-guna terhadap keluarga majikan atas nama Ibtisam.

Baca: TKW Indonesia Ini Terancam Hukuman Mati di Singapura, Majikan Tewas dengan 98 Luka, Ini Motifnya

Baca: Brunei Terapkan Hukuman Mati Bagi Homo, Dirajam Bila Ketahuan Main Belakang

Seharusnya, kedua WNI tersebut bebas dari pada akhir 2018.

Namun, karena ada upaya hukum dari majikan yang masih keberatan dengan putusan bebas tersebut, keduanya masih ditahan hingga awal 2019.

Menghadapi hal itu, Kedutaan Besar RI di Riyadh menunjuk pengacara untuk memberikan pembelaan, serta secara rutin memberikan pendampingan dan kunjungan kekonsuleran.

KBRI, kata Lalu, juga melakukan berbagai upaya pendekatan serta mengirimkan beberapa kali surat dan nota diplomatik kepada berbagai pihak di Arab Saudi.

Surat tersebut juga ditujukan kepada Gubernur Riyadh dan Raja Arab Saudi hingga akhirnya pada 21 April 2019, Gubernur Riyadh mengeluarkan surat putusan yang membebaskan keduanya dari tahanan.

Halaman
12
Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved