Pelalawan

Dua Kali Rapat Paripurna Batal Pasca Pemilu 2019, Rupanya Anggota DPRD Pelalawan Riau Pantau Ini

Kebanyakan kami dan kawan-kawan masih sibuk di pleno PPK, karena karena harus dipantau terus. Ini menyangkut perolehan suara kita

Tribunpekanbaru.com/Johannes
Seorang pegawai sekretariat DPRD Pelalawan menempelkan pengumuman penundaan rapat paripurna di lobi kantor, Senin (22/4/2018) lalu, lantaran kesibukan para anggota dewan usai Pemilu 2019. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Satu pekan setelah Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 aktivitas di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabuten Pelalawan Provinsi Riau belum tampak pada Rabu (24/4/2019).

Anggota DPRD Pelalawan masih enggan masuk kantor setelah menjalani Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

Terbukti dengan ditundanya rapat paripurna sebanyak dua kali pada Senin (22/4/2019) dan Selasa (23/4/2019). Penundaan akibat kesibukan para wakil rakyat dalam mengikuti proses penghitungan suara setelah Pemilu serentak 2019.

"Kebanyakan kami dan kawan-kawan masih sibuk di pleno PPK, karena karena harus dipantau terus. Ini menyangkut perolehan suara kita," terang seorang anggota DPRD Pelalawan kepada tribunpelalawan.com, Rabu (24/4/2019), yang tak mau namanya ditulis.

Baca: PSU untuk Semua Jenis Surat Suara atau Hanya Tertentu Saja, Begini Jawaban KPU Pelalawan Riau

Baca: TPS yang Akan Menggelar PSU dan PSL di Pelalawan Riau Kembali Bertambah, Ini Datanya

Politisi ini menjelaskan, kesibukan mereka dalam mengawal suara dan memastikan kemenangan untuk bisa kembali duduk di kursi empuk DPRD.

Seharusnya kondisi ini bisa dimaklumi dan setelah proses pascapemilu selesai, merek komit untuk kembali aktif berkantor dan menjalankan tugas serta tanggungjawabnya.

Sekretaris DPRD Pelalawan, Tengku Ridwan Mustafa membenarkan ada dua agend paripurna yang ditunda lantaran kehadiran dewan minim.

Satu agenda terkait pemandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) kepala daerah terhadap penggunaan anggaran tahun 2018. Sedangkan satu lagi mengagendakan tentang jawaban pemerintah daerah terhadap pemandangan umum fraksi terhadap LKPJ.

Baca: Diskes Pelalawan Riau Turunkan Tim Medis Periksa Kesehatan Petugas Penyelenggara Pemilu 10 Kecamatan

Baca: Batas Akhir Habis, Tak Satupun Anggota DPRD Pelalawan Serahkan LHKPN ke KPK

"Kedua agenda ini saling berkaitan. Setelah ada pemandangan umum fraksi baru pemda memberikan jawaban. Kalau agenda pertama batal, otomatis agenda kedua juga ditunda," tutur Tengku Ridwan.

Ia mengakui hingga akhir April nantik agenda dewan tidak ada lagi berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) sebelumnya. Kegiatan rutin akan kembali dimulai usai Banmus awal Bulan Mei nanti seperti rapat kerja, kunjungan kerja, rapat dengar pendapat serta kelanjutan paripurna LKPJ.

"Kita akan ingatkan lagilah (anggota dewan) supaya rajin datang karena tangung jawabanya kepad masyarakat dan negara masih ada sampai akhir periode nanti," tukasnya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved