Tembilahan

Khawatir Kalau Ada Apa-apa, Petugas Puskesmas di Inhil Periksa Kesehatan PPK Saat Rapat Pleno

Rata–rata memang ada yang pusing, tidak ada yang fatal, ya biasa seperti pusing karena kelelahan. Kita kasih obat dan vitamin.

Khawatir Kalau Ada Apa-apa, Petugas Puskesmas di Inhil Periksa Kesehatan PPK Saat Rapat Pleno
Tribunpekanbaru.com/ T. Muhammad Fadhli.
Pemeriksaan kesehatan PPK pada rapat pleno penghitungan suara di Kecamatan Tembilahan, Inhil, Rabu (23/4). 

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TRIBUN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai melakukan pemeriksaan medis kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang masih bertugas menghitung suara Pemilu 2019.

Pemeriksaan dilakukan oleh seluruh petugas Puskesmas yang ada di Kabupaten Inhil terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam rapat pleno rekapitulasi suara di kecamatan masing – masing.

Kepala Dinkes Inhil, Zainal Arifin, melalui Kabid Pelayanan Kesehatan, Matzen, menuturkan, pemeriksaan ini dilakukan setelah mendapat surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), mengingat banyaknya petugas yang sakit dan bahkan meninggal dunia di tengah tugas Pemilu 2019.

“Hari ini kami sudah memeriksa seluruh tenaga yang bertugas di Pemilu di setiap kecamatan yang menghitung suara. Kita periksa agar petugas tetap sehat karena sudah berhari – hari bertugas menghitung suara,” ujar Matzen kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (24/4).

Baca: Bupati Inhil dan Istri Memilih di TPS 012 Tembilahan

Baca: Warga Binaan Lapas Tembilahan Riau Tidak Menyangka Bisa Ikut Mencoblos

Baca: Pasangan Prabowo-Sandiaga Uno Ungguli Jokowi-Maaruf Amin di 2 TPS Lapas Tembilahan Inhil Riau

Untuk awal ini, dikatakanya, petugas Puskesmas yang ada di setiap Kecamatan akan turun ke tempat penghitungan suara untuk memeriksa dan mendengar keluhan para petugas.

Setelah memeriksa para petugas, menurut Matzen, sejauh ini kondisi para petugas yang diperiksa masih bisa ditangani dan tidak ada keluhan yang membahayakan atau fatal.

“Rata–rata memang ada yang pusing, tidak ada yang fatal, ya biasa seperti pusing karena kelelahan. Kita kasih obat dan vitamin. Secara umum tidak ada yang fatal,” pungkas Matzen.(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved