Siak

Peringati Hari Otda XXIII, Bupati Alfedri Pimpin Deklarasi Pasca-Pemilu Damai di Siak Riau

Kegiatan itu diikuti tokoh masyarakat, ASN dan Honorer, TNI-Polri, Satpol PP dan para pelajar.

Peringati Hari Otda XXIII, Bupati Alfedri Pimpin Deklarasi Pasca-Pemilu Damai di Siak Riau
istimewa
FOTO ILUSTRASI - Bupati Siak Alfedri (tengah) saat menyambut kedatangan tim Survei Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) edisi 1 di RSUD Tengku Rafian, Siak, Selasa (9/4/2019). 

Peringati Hari Otda XXIII, Bupati Alfedri Pimpin Deklarasi Pasca-Pemilu Damai di Siak Riau

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Pemkab Siak peringati hari Otonomi Daerah (Otda) XXIII, Kamis (25/4/2019) di komplek perkantoran Tanjung Agung Mempura.

Kegiatan itu diikuti tokoh masyarakat, ASN dan Honorer, TNI-Polri, Satpol PP dan para pelajar.

Pada kegiatan itu, Bupati Siak Alfedri memimpin membacakan deklarasi pasca-Pemilu damai. Deklarasi tersebut diikuti Forkompinda. Tujuannya untuk mewujudkan susana yang aman, nyaman serta kondusif di tengah-tengah lingkungan masyarakat.

Selain itu, Alfedri juga menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo. Ia mengatakan pelaksanaan otonomi daerah membawa perubahan signifikan bagi daerah. Setidaknya ada tiga hal prinsip yang berubah drastis setelah diberlakukannya kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah.

"Ada 3 hal hikmah Otda yang sudah kita rasakan secara signifikan. Pertama, otonomi daerah secara nyata telah mendorong budaya demokrasi di tengah-tengah kehidupan masyarakat," kata Alfedri.

Baca: Sidang Pembunuhan Aktivis di Pelalawan Riau, Sekdes Temi Mengaku Atas Intruksi Kades Arianto

Otonomi daerah juga disebutkan mampu memberikan nuansa baru dalam sistem pemerintahan daerah, dari sentralistik birokratis ke arah desentralistik partisipatoris, dengan tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kedua, otonomi daerah telah menumbuhkembangkan iklim kebebasan berkumpul, berserikat serta mengemukakan pikiran secara terbuka bagi seluruh masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif untuk turut serta membangun daerahnya," kata Alfedri.

Ketuga, dengan desentralisasi yang telah berjalan selama ini, berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat, tidak Iagi harus melalui proses panjang dan berbelit-belit, tetapi menjadi sangat efisien dan responsif.

"Di era otonomi saat ini pelaksanaan pemerintahan dilakukan dengan berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat, tidak Iagi harus melalui proses panjang dan berbelit-belit, tetapi menjadi sangat efisien dan efektif," jelasnya.

Untuk itu kata Alfedri, daerah dituntut mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, kekhususan serta potensi keanekaragaman daerah.

Baca: KPU Pelalawan Riau Tunggu Logitsik Untuk PSU dan PSL 27 April Mendatang

Melalui kebijakan desentralisasi, pemerintahan daerah telah diberikan kewenangan yang lebih luas dalam mengelola dan menggarap potensi ekonomi yang ada di daerah.

"Dampaknya, berbagai aktivitas ekonomi di daerah dapat bertumbuh dengan pesat," kata dia.(Tribunsiak.com/mayonal putra)

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved