Indragiri Hilir

Kronologi Penangkapan Warga Inhil Riau bersama 50 Kg Sabu oleh BNN versi Kepala Desa

Kades menuturkan, pelaku berinisial R bukanlah pemilik utama barang haram tersebut dan meyakini R hanya kurir yang menunggu sabu–sabu

Kronologi Penangkapan Warga Inhil Riau bersama 50 Kg Sabu oleh BNN versi Kepala Desa
Istimewa
Barang bukti sabu - sabu seberat 50 kg yang berhasil diamankan BNN pusat dari R di Desa Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, Inhil, Riau, Kamis (25/4/2019) dini hari. 

TRIBUNTEEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Pria yang  diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dalam penangkapan narkoba jenis sabu – sabu seberat 50 Kg di Kabupaten Inhil, Riau merupakan seorang warga Desa Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil.

Hal ini diungkap Kepala Desa (Kades) Kotabaru Seberida, Tarmizi Yusuf yang hadir pada saat penangkapan tersebut, kepada Tribun Pekanbaru, Kamis (25/4/2019).

Kades menuturkan, pelaku berinisial R bukanlah pemilik utama barang haram tersebut dan meyakini R hanya kurir yang menunggu sabu – sabu di Pelabuhan Buruh Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, Inhil.

“Lahirnya di kotabaru. Bukan dia yang bawa, semacam kurir, dia menunggu, dia perantara,” ujarnya.

Menurut Tarmizi, penangkapan tersebut terjadi pada Kamis (25/4/2019) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Baca: UPDATE Tersangka R Pemilik 50 Kg Sabu Di Inhil Riau, Ternyata Seorang Tukang Gigi yang Cukup Ternama

Baca: BNNP Riau Konfirmasi Memang Benar BBN Pusat dan Bea Cukai Amankan 50 Kg Sabu di Inhil

Baca: BREAKING NEWS: Sabu-sabu Diduga Seberat 50 Kg Diamankan BNN Pusat di Kotabaru Seberida Inhil

Barang bukti sabu - sabu seberat 50 kg yang berhasil diamankan BNN pusat dari R di Desa Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, Inhil, Riau, Kamis (25/4/2019) dini hari.
Barang bukti sabu - sabu seberat 50 kg yang berhasil diamankan BNN pusat dari R di Desa Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, Inhil, Riau, Kamis (25/4/2019) dini hari. (Istimewa)

Tarmizi mengisahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pada saat ditangkap pelaku sedang membeli nasi di warung yang berjarak sekitar 350 meter dari Pelabuhan Buruh, tempat dimana Sabu – sabu tersebut diturunkan oleh pelaku lainnya.

Pelaku lainnya itu akhirnya kabur menggunakan speed boad setelah melihat petugas BNN.

“Keluar mobil pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke pelabuhan buruh. Rupanya tim BNN lainnya juga sudah berada di pelabuhan mengamankan sabunya yang masih diujung jerambah, yang membawa sabu langsung lari. Setelah itu pelaku dan sabu baru dibawa ke jalan aspal,” beber Tarmizi.

Beberapa jam sebelum penangkapan tersebut, Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 21.00 WIB, menurut Tarmizi, 5 unit mobil yang ditumpangi petugas BNN pusat sudah mengintai rencana penyelundupan sabu tersebut.

Proses pengintaian hingga Penangkapan pun, menurut Tarmzi tergolong mudah dan cepat, karena tidak ada terjadi kejar – kejaran antara pelaku dan petugas.

“Saya jam 3 di bel diminta hadir. Sebelumnya sekitar jam 9 malam orang BNN berkeliaran di jalan besar kotabaru tu, jalan slow mobilnya. Yang turun itu pangkatnya Kombes, Kompol. Dari Polsek juga ada, tapi cuma hadir saja,” pungkas Tarmizi.

(TribunPekanbaru/Odie)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved