Gakkumdu Aceh Utara Hentikan Dugaan Pencoblosan Surat Suara

Tim terpadu terdiri dari penyidik Polres Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara dan Panwaslih Aceh Utara tidak menemukan pelaku pencoblosan

Gakkumdu Aceh Utara Hentikan Dugaan Pencoblosan Surat Suara
TRIBUN PEKANBARU/DODDY VLADIMIR
Ilustrasi pencoblosan Pemilu 2019. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,LHOKSEUMAWE - Tim penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Aceh Utara resmi menghentikan pengusutan kasus pencoblosan puluhan surat suara sebelum digunakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06, Desa Jamuan, Kecamatan Banda Baro Aceh Utara, Senin (25/4/2019) lalu.

Tim terpadu terdiri dari penyidik Polres Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara dan Panwaslih Aceh Utara tidak menemukan pelaku pencoblosan puluhan surat suara tersebut.

Koordintor Divisi Pelanggaran Penindakan, Bawaslu Aceh Utara, Safwani, via sambungan telepon, Sabtu (27/4/2019) menjelaskan jika tim terpadu memustukan menghentikan pengusutan karena tidak ditemukan pelaku pencoblosan tersebut.

Sebelumnya, Bawaslu Aceh Utara, sudah meminta klarifikasi terhadap petugas untuk menginvestigasi kasus tersebut.

“Tim gakkumdu berkesimpulan penanganan kasus tersebut dihentikan, dikarenakan pertama, dari sisi hukum tidak ada kerugian yang ditimbulkan terhadap proses pemilu di lokasi tersebut. Yang kedua, tidak terganggunya proses pemilu,” sebut Safwani.

Dia menjelaskan, proses pemilihan saat itu masih berlangsung dan tidak dihentikan, pasalnya surat suara yang dicobloskan itu ditemukan sebelum masuk ke tong suara.

Penyebab lainnya kasus itu dihentikan, tim sudah melakukan investigasi dan sampai sekarang belum mengarah siapa pelakunya. Sedangkan waktu untuk penanganan singkat.

“Kendala waktu juga, waktunya sangat singkat," ujar Safwani.

Karena belum diketahui pelakunya, sehingga tidak cukup syarat formilnya, sambung Safwani.

Sebelumnya diberitakan 17 April 2019 lalu, Bawaslu menemukan puluhan surat suara ditemukan telah tercoblos dengan rincian DPRK 80 lembar, DPRA 85 lembar.

Sedangkan untuk DPR-RI, DPD dan calon presiden/calon wakil presiden juga ditemukan beberapa lembar.

Temuan ini berawal dari laporan pemilih yang menemukan surat suara itu ketika hendak mencoblos di bilik suara.(*)

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved