Prostitusi Online

Isi Percakapan Whatsapp Vanessa Angel dalam Dakwaan Dinilai Janggal, Pengacara Sampai Lakukan ini

Dakwaan dalam sidang Vanessa Angel di Pengadilan Negeri Surabaya pada Rabu (24/4/2019) itu, di antaranya berisi percakapan whatsapp (WA) Vanessa

Isi Percakapan Whatsapp Vanessa Angel dalam Dakwaan Dinilai Janggal, Pengacara Sampai Lakukan ini
SURYA.CO.ID/AHMAD ZAIMUL HAQ
Vanessa Angel 

Isi Percakapan Whatsapp Vanessa Angel dalam Dakwaan Dinilai Janggal, Pengacara Sampai Lakukan ini 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pengacara Vanessa Angel, Abdul Malik menilai dakwaan yang ditujukan kepada kliennya ini janggal.

Dia meminta JPU untuk membuktikan dakwaan tersebut pada sidang selanjutnya.

Dakwaan dalam sidang Vanessa Angel di Pengadilan Negeri Surabaya pada Rabu (24/4/2019) itu, di antaranya berisi percakapan whatsapp (WA) Vanessa dengan muncikari.

"Jangan lips service (omongan belaka) saja, karena kami tau dalam dakwaan itu menyebut nama-nama orang."

"Bila tidak ada dalam persidangan kami meminta pertimbangan kepada majelis supaya Vanessa dibebaskan," bebernya, Rabu, (24/4/2019).

Untuk diketahui, percakapan whatsapp (WA) Vanessa dengan sejumlah orang itu menyebut sejumlah nama, seperti Endang Suhartini, Tentri Novanda, Rian Subroto dan lainnya.

Untuk Rian Subroto, kejaksaan sudah menetapkan status buron. Selain itu, tim pengacara Vanessa Angel juga mengadakan sayembara untuk mencari tahu keberadaan Rian Subroto.

Tim pengacara Vanessa Angel, Abdul Malik berharap seluruh nama yang ada dalam dakwaan itu bisa dihadirkan dalam persidangan.

"Kami minta polisi jangan main-main masalah ini, kalau vanessa ini korban aja. Siapa itu Rian, jangan di DPO, kalau dia di DPO waktu di BAP, yang kami terima dari Vanesa itu, muka Rian bukan yang di berita acara itu, yang dituntun oleh jaksa pakai selimut, bukan orang itu.

Jadi kami ini tidak mau berita ini hoax, kami tidak mau polisi memberikan keterangan yang palsu.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved