Saat Dilanda Banjir dan Longsor, Warga Bengkulu Dikejutkan dengan Gempa Bermagnitudo 5,3

Hujan deras menerpa Bengkulu sejak dua hari terakhir mengakibatkan sejumlah fasilitas umum di 8 kabupaten dan 1 kota di daerah itu rusak berat

Saat Dilanda Banjir dan Longsor, Warga Bengkulu Dikejutkan dengan Gempa Bermagnitudo 5,3
Youtube/EP CREATIVE Productions
Banjir Bengkulu dari udara, Sabtu (27/4/2019) 

Sementara longsor juga menerjang luas jalan nasional di KM 34 terdapat di tiga titik. Di Bengkulu Tengah, terdapat jembatan di Desa Taba Terunjum terendam banjir, jembatan Pagar Jati, oprit terputus.

Sementara di Bengkulu Utara, terdapat jembatan putus di Desa Tanjung Agung Palik, di Gunung Selan menuju Kura Tidur, oprit jembatan terputus. Jembatan amblas juga terjadi di Desa Air Talang Pandan-Kerkap Lais.

Baca: Ketinggian Air Capai 1,5 Meter, Banjir Terjang 6 Kecamatan di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta

Baca: Banjir Bandang di Sentani Papua - 63 Orang Meninggal Dunia, Rumah Rusak Berat 360 Unit

Baca: UPDATE Korban Banjir di Sentani, Papua: 150 Rumah Terendam

Sementara jalan kabupaten tak dapat dilintasi dari Lais menuju Argamakmur. Irigasi air Desa Palik, Desa Aur Gading Tertimbun.

Di Kabupaten Kepahiang terdapat dua jembatan terendam banjir di Desa Tebat Monok.

Terakhir, di Kabupaten Rejang Lebong, jalan putus terjadi di Desa Tabarena. Ruas jalan Beringin 3 menuju Desa Bengko terjadi jalan amblas di tiga titik.

Terjadi juga longsor di ruas Jalan Curup menuju Desa Air Dingin, Rejang lebong.

Dua korban jiwa

Sejauh ini, terdapat dua korban jiwa di Kota Bengkulu yakni Mikel Saputra (11) dan Andika Saputra (12).

Camat Ratu Agung Kota Bengkulu Subhan Gusti Hendri mengatakan, untuk saat ini tercatat 2 warga menjadi korban jiwa. "Informasi diterima, ada 5 orang dinyatakan hilang terseret arus banjir, 3 orang ditemukan selamat, 2 orang meninggal dunia," sebut Subhan.

Atas kejadian ini, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta semua pihak untuk dapat membantu tindakan pengerahan alat berat dari semua pihak termasuk swasta.

"Saya imbau jajaran pemerintah, instansi vertikal, SAR, Tagana, PU dan semuanya. Saat ini kami mengalami kondisi ekstrim akibat banjir dan longsor. Sejumlah jembatan dan jalan yang tidak berfungsi. Saya berharap semua pihak termasuk pelaku usaha, perusahaan tambang, perkebunan untuk membantu mobilisasi alat berat di semua posisi penjuru Bengkulu agar lonsor dapat diatasi," kata Rohidin Mersyah.

Baca: Video Viral Pengendara Berhenti di Jalan Tol Tolong Korban Banjir: Ya Allah Itu Bayi, Cepetan Turun!

Halaman
1234
Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved