Ramadan

Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadan, Apakah Diperbolehkan? Berikut juga Doanya

Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadan, Apakah Diperbolehkan? Berikut juga Doanya

Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadan, Apakah Diperbolehkan? Berikut juga Doanya
Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky
Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadan, Apakah Diperbolehkan? Berikut juga Doanya 

Ramadan adalah bulan paling mulia di antara 12 bulan yang Allah ciptakan.

Itulah alasan mengapa kehadiran bulan Ramadhan dan bulan puasa sangat dinantikan umat Islam.

Tak sedikit pula yang berdoa agar usianya disampaikan hingga Ramadan tiba.

Pada bulan Ramadan, umat Islam yang memenuhi syarat tertentu, diwajibkan untuk melaksanakan puasa, mulai dari imsak atau waktu subuh, hingga waktu berbuka di sore hari pada saat Magrib.

Melansir laman Tribun Jabar, (tayang 8 Mei 2018) Nabi Muhammad SAW, semasa hidupnya sangat menanti-nanti kehadiran Ramadhan.

Beliau kemudian mempersiapkan dengan banyak amalan. Dan yang paling masyur, disebutkan dalam banyak hadist, Rasulullah melakukan banyak puasa di bulan syaban dan amalan-amalan lainnya.

Rasulullah juga memanjatkan doa-doa dalam rangka menyambut Ramadhan.

Ziarah Kubur Jelang Ramadhan - Sejumlah warga melakukan ziarah kubur menyambut datangnya bulan Ramadhan di Tempat Pemakaman Umum Senapelan Pekanbaru, Minggu (14/6/2015).
Ziarah Kubur Jelang Ramadhan - Sejumlah warga melakukan ziarah kubur menyambut datangnya bulan Ramadhan di Tempat Pemakaman Umum Senapelan Pekanbaru, Minggu (14/6/2015). (Tribun Pekanbaru/Melvinas Priananda)

Doa Rasulullah Muhammad SAW di atas disunahkan untuk dibaca ketika melihat hilal.

Thalhah Ibn Ubaidillah meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW membaca doa itu saat melihat hilal.

Dikutip dari laman nu.or.id, hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Al Tirmidzi.

Halaman
1234
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved