Breaking News:

Jangan Alihkan Suara Caleg. KPU Ingatkan Petugas PPK Saat Proses Rekapitulasi Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau mengingatkan jajarannya di tingkat petugas Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK)

Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Warga melihat salinan hasil penghitungan suara Pemilu model C1 di Kantor Lurah Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Jumat (26/4/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau mengingatkan jajarannya di tingkat petugas Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) untuk tidak melakukan berbagai bentuk kegiatan yang tak diatur dalam aturan KPU dalam pelaksanaan Pemilu.

Ini terkait dengan proses perhitunggan suara Calon Legislatif (Caleg) yang rentan akan terjadinya kesalahan atau pun pelanggaran pola penghitungannya.

Komisioner KPU Riau Divisi Hukum, Firdaus mengingatkan petugas Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) di tingkat Kecamatan untuk tidak memainkan suara para Caleg atau melakukan pengalihan suara dari satu Caleg ke Caleg lainnya.

Karena ancaman pidana bagi petugas yang bermain terus, karena diakui Firdaus saat ini rawan terjadinya pengalihan suara di tingkat kecamatan, terutama dari Caleg yang suaranya sedikit diambil dari Caleg lainnya.

"Memang untuk saat ini rawan terjadi pengalihan suara, karena masing-masing Caleg mulai melihat gambaran suaranya di tingkat Kecamatan," ujar Firdaus kepada Tribun, Minggu (28/4/2019).

Sebagaimana diketahui saat ini lanjut Firdaus sudah ada temuan di Pelalawan dimana ada petugas PPK yang mengalihkan suara saat melakukan rekap di PPK, maka sudah ditemukan pelanggaran yang dilakukan oknum PPK tersebut.

"Jelas ancamannya pidana, yang berani merusak dan memainkan suara itu," tegasnya.

Tidak hanya di Pelalawan lanjut Firdaus namun di daerah lain juga ada temuan seperti di Kabupaten Kuansing, dan terakhir adanya indikasi permainan yang sama juga di Kabupaten Rokan Hulu.

"Di Kuansing juga ada, ini permainan petugas PPK dan tentunya bermain dengan Caleg yang bersangkutan," ujarnya.

Namun bagaimanapun juga dikatakan Firdaus, apabila ada saksi dari Caleg lain yang merasa di Rugikan saat berada di PPK maka tidak bisa dilakukan curang oleh petugas yang bersangkutan.

"Kalau memang ada saksi yang keberatan dengan rekap itu kan bisa dilakukan pembukaan dan penghitungan kembali berdasarkan C1, maka akan ketahuan jika ada yang bermain," ujar Firdaus.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved