Sering Dipakai Selundupkan Narkoba, Kapolres Inhil Minta Jajarannya Awasi Pelabuhan Tikus

Dalam beberapa waktu belakangan, kasus penyelundupan narkoba dalam jumlah besar menggegerkan Inhil. Narkoba ini masuk lewat pelabuhan tikus.

Sering Dipakai Selundupkan Narkoba, Kapolres Inhil Minta Jajarannya Awasi Pelabuhan Tikus
Tribunpekanbaru.com/T Muhammad Fadhli
Tiga tersangka bersama barang bukti narkoba saat pemusnahan di halaman Mapolres Indragiri Hilir Polres Inhil, Jumat (26/4) lalu. 

tribunpekanbaru.com - Maraknya penyelundupan narkoba dengan jumlah besar melalui Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akhir–akhir ini, menjadi perhatian serius bagi jajaran Polres Inhil.

Banyaknya pelabuhan tikus di Inhil jadi perhatian serius, karena sering dimanfaatkan para penyelundup untuk memasukkan narkoba ke wilayah Inhil.

Kapolres Inhil pun menginstruksikan jajarannya untuk lebih waspada terhadap pelabuhan–pelabuhan yang berpotensi menjadi akses penyelundupan narkoba tersebut.

“Sudah saya perintahkan Kasat Narkoba dan jajaran saya, berikut para Kapolsek untuk memantau pelabuhan-pelabuhan tikus yang ada di 20 kecamatan,” ujar Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony, Jumat (26/4) pekan lalu.

Menurutnya, memberantas narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tugas semua pihak dan masyarakat. Dia pun minta semua pihak bersinergi dan bergandengan tangan memberantas peredaran narkoba di Inhil.

“Kita ketahui bersama, untuk Riau khususnya Inhil merupakan target narkoba, jadi kita harus bersinergi, bukan hanya kepolisian dan Bea Cukai, tapi harus bergandeng tangan menangkap pelaku narkoba,” tuturnya.

Christian Rony lantas mengimbau seluruh pihak ikut aktif menginformasikan peredaran narkoba, bahkan menangkap pelaku narkoba untuk diserahkan kepada kepolisian.

“Untuk pelaku narkoba bukan kepolisian saja, siapa saja bisa (menangkap), tapi peoses penyidikan tetap di polisi, serahkan ke Polres. Kita akan proses sampai tuntas, kita kawal. Kalau maunya saya mereka dihukum mati semua, maunya saya. Tapi kan kita beri kepercayaan Pengadilan Negeri, silahkan vonisnya seperti apa, yang jelas kita sama sama memantau,” tuturnya.

Jumat (26/4) lalu, Polres Inhil memusnahkan narkotika jenis sabu di halaman Polres Inhil seberat lebih kurang 5 Kg. Sabu ini merupakan hasil penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C, Tembilahan.

Lima kilo sabu tersebut coba diselundupkan oleh tiga terduga pelaku berinisial M, I, dan E, melalui Pelabuhan Pelindo Tembilahan. Sabu itu dibawa dari Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (3/4) silam.

Selain percobaan penyelundupan 5 kg sabu ini, pada Kamis (25/4) lalu warga Inhil juga dihebohkan penangkapan 50 kg sabu oleh BNN Pusat, yang coba diselundupkan melalui pelabuhan buruh Desa Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved