Breaking News:

Pelalawan

Bupati Pelalawan Riau Ingatkan ASN Jangan Ikut Memanaskan Suasana Pascapemilu Khususnya di Medsos

Bupati Pelalawan Provinsi Riau, HM Harris, mengeluarkan peringatan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris 

Bupati Pelalawan Riau Ingatkan ASN Jangan Ikut Memanaskan Suasana Pascapemilu Khususnya di Medsos

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Bupati Pelalawan Provinsi Riau, HM Harris, mengeluarkan peringatan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan terkait pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang sudah selesai.

Bupati Harris mengimbau para ASN untuk tidak ikut memanas-manaskan suasana pascapemilu ditengah-tengah masyarakat.

Isu-isu tentang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) sampai saat ini masih berkembang dan menyebar luas di masyarakat yang berpotensi memecah belah persatuan dan mengadudomba antar warga.

Baca: Permudah Akses Air Desa Tabing Kampar Riau Melalui Sumur Wakaf

Disinilah peran pegawai untuk memberikan informasi yang baik dan benar.

"Kita imbau ASN jangan ikut memanaskan suasana, apalagi di Media Sosial (Medsos). Pileg dan Pilpres sudah selesai, marilah kita kembali seperti semua. Biarkan prosesnya berjalan, jangan malah ikut-ikutan," imbuh Bupati Harris yang ditemui usai coffee morning bersama pejabat, Senin (29/4/2019).

Harris menyebutkan, ASN seharusnya ikut menetralisir kondisi ditengah-tengah masyarakat yang masih berdebat mengenai Pilpres dan Pileg.

Termasuk memberikan pencerahan di media sosial seperti facebook (FB) maupun What's App (WA).

Baca: DATA TERBARU! Jumlah Anggota KPPS yang MENINGGAL DUNIA Mencapai 296 Orang dan 2.151 Dilaporkan Sakit

Sebab tugas pegawai negeri sebagai pemberi informasi yang tepat tentang pemerintah maupun program-program serta ikut menjaga situasi negara selalu aman.

"Informasi sekarangkan banyak, ada yang benar dan ada yang tak benar. Itu yang harus dicerahkan sebagai PNS," tandasnya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung).

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved