Siak

Sekretaris MA Minta PN Siak Independen Tangani Perkara

Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Achmad Setyo Pudjoharsoyo mengunjungi Pengadilan Negeri (PN) Siak, Selasa (30/4/2019).

Sekretaris MA Minta PN Siak Independen Tangani Perkara
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Sekretaris MA Achmad Setyo Pudjoharsoyo mengunjungi PN Siak, Selasa (30/4/2019). Kunjungan itu dalam rangka melihat lokasi tanah untuk pembangunan gedung PN baru, yang berada di belakang gedung PN Siak saat ini. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Achmad Setyo Pudjoharsoyo mengunjungi Pengadilan Negeri (PN) Siak, Selasa (30/4/2019).

Kunjungan itu dalam rangka melihat lokasi tanah untuk pembangunan gedung PN baru, yang berada di belakang gedung PN Siak saat ini.

Achmad Setyo tampak didampingi Ketua PN Siak, Bambang Trikoro. Ia berkeliling di PN Siak setelah menunjukan tanah milik MA di belakang PN Siak saat ini.

MA berencana membangun gedung PN Siak, karena gedung PN Siak saat ini merupakan aset Pemkab Siak.

Pada kunjungan tersebut, Achmad Setyo berkesempatan menyapa wartawan. Desas-desus seringnya terjadi pertemuan antara pihak berperkara dengan Panitera PN Siak atau hakim langsung ditanggapi Achmad Setyo.

Kepada wartawan ia meminta kepada Ketua PN Siak agar menjaga independensi dalam menangani perkara.

"PN ini harus independen, tidak boleh terpengaruh oleh pihak tertentu, jika ada tolong laporkan ke pengawas Pengadilan Tinggi, dan harus ditindak," tegas dia.

Ia menguraikan, tidak dibenarkan pihak berperkara masuk ke ruang panitera maupun hakim.

Apalagi saat ini PN Siak sudah mempunyai sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Masyarakat berurusan cukup melalui PTSP saja, itu memang untuk pelayanan," kata Setyo.

PTSP dibuat bertujuan untuk mencegah indikasi adanya pihak-pihak yang berperkara menemui majelis hakim atau panitera. Dengan adanya PTSP diharapkan masyarakat yang mengajukan permohonan gugatan dapat terlayani dengan baik.

"Masyarakat yang mencari keadilan harus percaya, tidak ada permainan maupun transaksi terkait perkara di belakang ruang sidang. Kalau ada, laporkan saja ke pengawas di pengadilan tinggi. Buat suratnya. Saya pastikan ditindak itu," kata dia.

Ia juga mengatakan, majelis hakim tidak dibenarkan menyidangkan perkara yang berbaikan untuk mencegah conflict of interest. Jika terjadi majelis yang sama menyidangkan 2 perkara berbeda yang berkaitan, diminta Ketua PN Siak mengganti majelis hakim. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved