Breaking News:

Pemilu 2019

Setelah Golkar, Gerindra, dan PDIP, Kini Giliran Caleg PAN Laporkan PPK Pangkalan Kuras ke Bawaslu

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras lagi-lagi dilaporkan oleh Calon Legislatif (Caleg) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pelalawan

Penulis: johanes | Editor: Muhammad Ridho
(Tribunpelalawan.com/Johannes Tanjung)
Caleg Partai PAN dari Dapil IV Pangkalan Kuras-Pangkalan Lesung mendatangi kantor Bawaslu Pelalawan untuk melaporkan kecurangan yang diduga dilakukan oknum PPK Pangkalan Kuras Senin (29/4/2019) 

Setelah Golkar, Gerindra, dan PDIP, PPK Pangkalan Kuras Juga Dilaporkan Caleg PAN ke Bawaslu

TRIBUNPEKANBARU.COM - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras lagi-lagi dilaporkan oleh Calon Legislatif (Caleg) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Senin (29/4/2019) sore lalu.

Kali ini Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kecamatan Pangkalan Kuras - Pangkalan Lesung atas nama H Anton Sugianto.

Ia didampingi Ketua Fraksi PAN Plus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Nazaruddin Arnazh, dengan membawa bukti-bukti dugaan kecurangan yang dilakukan oknum petugas PPK.

"Berdasarkan perhitungan kita dari formulir C1, ada suara yang hilang setelah pleno di PPK Pangkalan Kuras," ungkap Anton Sugianto kepada tribunpelalawan.com, Senin (29/4/2019) saat ditemui di kantor Bawaslu Pelalawan.

Baca: UPDATE Kasus Kecurangan Pemilu di Pelalawan, Ketua PPK Mengakui Dirinya Merubah Perolehan Suara

Baca: Jumlah Petugas Pemilu 2019 yang Meninggal Dunia di Riau Bertambah Lagi! 80 Orang Lagi Dirawat

Baca: Sekelompok Orang Datangi Kantor DLHK Pekanbaru, Tuntut Dapat Kewenangan Kutip Retribusi Sampah

Ia mengungkapkan, kehilangan suara terjadi di Tempat Pemungutan suara (TPS) 03 Desa Betung Kecamatan Pangkalan Kuras yang awalnya 13 suara, tapi setelah pleno PPK pada formulir DAA 1 tinggal delapan suara.

Selanjutnya di TPS 07 Desa Kesuma suara yang dimiliki ada 2 tapi yang tercatat di DAA1 tinggal satu suara.

Pihaknya merasa dirugikan atas hilangnya suara tersebut dan melaporkan ke Bawaslu untuk mengetahui kemana suara tersebut dipindahkan.

"Sebenarnya di beberapa TPS lainnya juga mengalami pengurangan, tapi kita belum memiliki cukup bukti. Ini sedang kita persiapakan," kata Nazaruddin Arnazh menimpali.

Anggota Komisi I DPRD Pelalawan ini minta Nawaslu untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Pasalnya PAN merasa dirugikan dalam hal ini dan diminta untuk perhitungan suara ulang saat pleno tingkat kabupaten nanti.

Baca: Potong Narasinya Soal Garis Keras, Prof Mahfud MD Peringatkan Pembawa Acara TV One

Baca: Rumah Makan Ampera Takana Juo di Jalan Anggrek Pekanbaru Ludes Terbakar

Baca: Dikartu Merah, Pemain Amatir Liga Inggris Matikan Lampu Stadion: Simak Video Berikut Ini!

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Pelalawan, Nanang Wartono Wardoyo SH MH menyatakan, pihaknya telah menerima laporan pengaduan dari PAN yang melaporkan hasil PPK Pangkalan Kuras. Laporan ini merupakan keempat dimana PPK Pangkalan Kuras sebagai terlapor.

Sebelumnya pengaduan masuk dari Caleg Golkar, Gerindra, dan PDI Perjuangan.

"Kita terima dulu laporannya dan akan kita analisi nanti. Sebagai warga negara memiliki hak untuk melaporkan," tandasnya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved