Targetkan Selesai Tiga Hari, KPU Inhil Gelar Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu

KPU Kabupaten Inhil yang pertama di Riau menggelar pleno rekapitulasi hasil pemilu. KPU Inhil menargetkan pleno ini selesai dalam tiga hari.

Targetkan Selesai Tiga Hari, KPU Inhil Gelar Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu
tribun pekanbaru
Ketua KPU Riau, Ilham Muhammad Yasir, Ketua KPU Inhil Herdian Azmi beserta Komisioner KPU Inhil, perwakilan Forkompinda Inhil, Bawaslu Inhil, dan undangan lainnya, foto bersama saat pembukaan rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Selasa (30/4). 

tribunpekanbaru.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Selasa (30/4).

Pembukaan rapat pleno juga diisi dengan nonton bareng video distribusi logistik KPU Inhil. Pleno ini dihadiri Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir, Ketua KPU Inhil Herdian Azmi beserta Komisioner KPU Inhil, perwakilan Forkompinda Inhil, Bawaslu Inhil, serta tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Inhil, Herdian Azmi menuturkan, rapat pleno tingkat kabupaten diputuskan setelah melihat kondisi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang pada umumnya telah selesai menggelar pleno rekapitulasi di Kecamatan.

“Alhamdulillah hari ini (kemarin) KPU Inhil mulai melaksanakan rapat pleno rekapitulasi tingkat kabupaten. Setelah mencermati perkembangan di PPK, sudah waktunya kami menjadwalkan pelaksanaan rekapitulasi kabupaten,” ujar Herdian kepada wak media usai pembukaan acara.

KPU Inhil menargetkan rekapitulasi suara ini selesai dalam tiga hari ke depan. Ini setelah melihat kondisi yang cukup kondusif selama pelaksanaan rekap oleh PPK. “Kita lihat perkembangannya, tapi kami yakin dan percaya kondisinya akan kondusif, aman, dan lancar seperti yang kami cermati di PPK,” terang Herdian.

Ketua KPU Riau, Ilham Muhammad Yasir, mengakui pemilu 2019 ini sangat berbeda di banding 2014 lalu. Pemilu 2019 yang serentak dengan Pilpres, membuat banyak dinamika di lapangan, seperti banyaknya petugas yang sakit dan meninggal dunia saat menjalankan tugas Pemilu dan Pilpres 2019.

“Memang terjadi dinamika. Waktu penghitungan di PPS lebih panjang, mengakibatkan rekan-rekan di KPPS kelelahan. Di Riau ada 6 atau 7 orang meninggal dunia,” jelasnya.

Berkaitan dengan itu, dikatakan kalau KPU Pusat akan memberi santunan kepada petugas meninggal dunia dan sakit. “Prosesnya bagaimana, kita diminta KPU untuk mendata yang meninggal dan sakit, diperkuat dengan surat kematian dan persyaratan sesuai prosedur,” tuturnya.

Proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten baru dimulai KPU Inhil sekitar pukul 13.00 WIB, atau setelah seremoni pembukaan. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved