Pekanbaru

Pelaku Usaha Membandel, Target Rp 5 M Perolehan Pajak Burung Walet di Pekanbaru Cuma Rp 31 Juta

Kondisi ini lantaran masih ada sejumlah wajib pajak belum membayarkan pajaknya. Bahkan masih ada wajib pajak atau pelaku usaha bandel.

Pelaku Usaha Membandel, Target Rp 5 M Perolehan Pajak Burung Walet di Pekanbaru Cuma Rp 31 Juta
net
sarang burung walet 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Triwulan I tahun 2019 tidak mencapai target. Realisasi PAD Kota Pekanbaru pada tiga bulan pertama tahun 2019 hanya mencapai Rp 130 miliar. Target awal PAD pada triwulan I tahun 2019 PAD mencapai Rp 152 miliar.

Kondisi ini lantaran masih ada sejumlah wajib pajak belum membayarkan pajaknya. Bahkan masih ada wajib pajak atau pelaku usaha bandel.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru masih menemui oknum wajib pajak bayar pajak tidak sesuai dengan omzet.

Ulah oknum wajib pajak membuat adanya kurang bayar di sejumlah sektor pajak yakni pajak hotel, pajak restoran dan pajak hiburan. Ada sejumlah oknum wajib pajak masih mengemplang pajak.

Baca: Tiga Bulan Pertama Tahun 2019, Target PAD Kota Pekanbaru Belum Tercapai

"Jumlah kurang bayar mencapai Rp 70 juta. Wajib pajak wajib membayarkan pajak yang kurang bayar tersebut," tegas Sekretaris Bapenda Kota Pekanbaru, Norpendike Prakarsa kepada Tribun, Rabu (1/5/2019).

Realisasi PAD Kota Pekanbaru dari Januari 2019 hingga 26 April 2019 mencapai Rp 166 miliar lebih. Pajak daerah mendominasi PAD Kota Pekanbaru sebesar Rp 164 Miliar.

Pajak daerah dengan capaian terendah pada saat ini adalah pajak sarang burung walet yang hanya Rp 31 juta. Jumlah ini jauh dari target yang mencapai Rp 5 Miliar

Pajak mineral dan batuan juga masih nol. "Kendalanya banyak wajib pajak tidak ada di tempat. Itu kendala kami," paparnya.

Baca: WOW, Rp 6.7 Miliar untuk TAMAN Kota di Pekanbaru, Revitalisasi Taman dan RTH Belum Libatkan Swasta

Ada sejumlah pajak daerah yang cukup berkontribusi pada PAD dalam triwulan I tahun 2019. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) jadi perolehan terbanyak pajak pada triwulan I tahun 2019.

Jumlahnya mencapai Rp 38 miliar. Lalu diikuti Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar Rp 34 miliar.

Sedangkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) capai Rp 15 miliar. Lalu Pajak hotel mencapai Rp 12 Miliar dan Pajak Restoran sebesar Rp 36 miliar.

Kemudian pajak hiburan baru mencapai Rp 6,9 Miliar. Lalu pajak Reklame sebesar Rp 12 Miliar. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved