Pelalawan

Saksi Minta Istirahat Jaga Stamina, Pleno PPK Pangkalan Kerinci Sudah Berlangsung 11 Hari

Rapat pleno rekapitulasi perolehan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Kerinci hingga Rabu (1/5/2019) masih berlangsung

Saksi Minta Istirahat Jaga Stamina, Pleno PPK Pangkalan Kerinci Sudah Berlangsung 11 Hari
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Petugas penyelenggara PPK Pangkalan Kerinci bersama para saksi dan pengawas menggelar pleno rekapitulasi suara, Rabu (1/5/2019), di aula kantor kecamatan. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Rapat pleno rekapitulasi perolehan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Kerinci hingga Rabu (1/5/2019) masih berlangsung di aula kantor kecamatan.

Total sudah 11 hari pleno berjalan untuk merekap perolehan suara dari lima jenis surat suara di 225 TPS.

Petugas penyelenggara pemilu, para saksi, dan pengawas masih berkutat dengan perhitungan pasti suara pemilih dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Camat Pangkalan Kerinci, Dody Asma Putra mengatakan, progres hasil pleno PPK per Rabu nyaris tuntas. Diperkirakan dalam dua hari ini perhitungan semua TPS di empat desa dan tiga kelurahan akan berakhir dan menunjukan hasil.

"Perkiraan besok (hari ini, Kamis) sudah tuntas, karena jumlah TPS yang tersisa tinggal sedikit lagi," ungkap Camat Dody.

Dody merincikan, adapun progres desa dan kelurahan yang perhitungannya sudah tuntas yakni Desa Kuala Terusan 1 TPS, Desa Rantau Baru 3 TPS, Desa Mekar Jaya 10 TPS, Desa Makmur 18 TPS, dan Kelurahan Kerinci Barat 16 TPS.

Kemudian Kelurahan Kerinci Timur dari 82 TPS tinggal kotak suara legislatif 16 TPS lagi.

Kemudian Kerinci Kota dari 95 TPS, kotak suara DPD tersisa 28 TPS dan legislatif sisa 2 TPS lagi.

"Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya.Tadi sudah koordinasi dengan PPK," ujarnya.

Ketua PPK Pangkalan Kerinci, M Jaim, menyatakan jika dipaksakan malam ini sebenarnya bisa tuntas.

Apalagi dengan panel yang dibagi tiga, bisa mengejar target penyelesaian. Namun kendala pada saksi-saksi yang ingin beristirahat untuk menjaga stamina dan kesehatan badan.

Menurut Jais, jika rekapitulasi suara sudah selesai, pihaknya kembali akan mengecek kembali data-data yang sudah diinput bersama saksi dan pengawas kecamatan.

Untuk menghindari adanya data yang keliru ataupun dugaan kecurangan.

"Kita tak mau kejadian seperti kecamatan lain. Sebelum DA1 diprint, kita periksa ulang lagi semuanya baru ditandatangani," ujar Jais. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved