Breaking News:

Pelalawan

Diduga Terlibat Tindak Pidana Pemilu, KPU Pelalawan Nonaktifkan Ketua PPK Pangkalan Kuras

Ketua KPU Pelalawan, Wan Kardi Wandi mengatakan telah memberhentikan sementara atau menonaktifkan Ketua PPK Pangkalan Kuras bernama Sugeng.

Tribunpekanbaru.com/Johannes
Komisioner Bawaslu Pelalawan Nanang Wartono dan Bustami saat memberikan keterangan pers di kantornya, Selasa (30/4/2019) 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - KPU Kabupaten Pelalawan mengambil tindakan tegas terkait dugaan tindak pidana Pemilu 2019 yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras.

Ketua KPU Pelalawan, Wan Kardi Wandi mengatakan, langkah pertama yang diambil pihaknya yakni memberhentikan sementara atau menonaktifkan Ketua PPK Pangkalan Kuras bernama Sugeng. Menyusul banyaknya laporan kecurangan yang mengarah ke tindak pidana pemilu.

"Kita sudah memberhentikan sementara Ketua PPK Pangkalan Kuras. Hanya dia (Sugeng) saja, sedangkan anggota PPK lainnya tidak diberhentikan," ungkap Wan Kardi Wandi, Kamis (2/5).

Alasan KPU Pelalawan hanya memberhentikan sementara Sugeng, lantaran menurut pengakuannya hanya Ketua PPK yang terlibat dalam masalah itu.

Sedangkan empat anggota PPK lainnya tidak tersangkut dengan kecurangan tersebut.

Seperti diketahui, dugaan kecurangan oleh Sugeng menjadi sorotan setelah lima laporan masuk ke Bawaslu, baik dari caleg maupun parpol.

Dugaan kecurangan yang ditangani Bawaslu telah diteruskan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) karena memenuhi syarat formil dan materil sebagai tindak pidana pemilu.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Pelalawan, Nanang Wartono Wardoyo SH MH menyatakan mulai memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap para pelapor.

Terlebih dahulu Gakkumdu akan memeriksa para pelapor dari empat pengaduan yang masuk, termasuk bukti-bukti yang dilampirkan.

Selanjutnya tahap pemeriksaan ditingkatkan kepada saksi-saksi yang ada, seperti saksi TPS, pengawas, maupun petugas penyelanggaran pemilu di Pangkalan Kuras.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved