Berita Riau

Himbau Tim Kampanye Bersabar, Bawaslu Minta Baliho Ucapan Selamat Prabowo-Sandi Diturunkan

Kalau secara aturan memang tidak dilanggar namun secara etika politik seharusnya tidak memasang karena itu tidak sesuai etika. Bisa menimbulkan kebing

Himbau Tim Kampanye Bersabar, Bawaslu Minta Baliho Ucapan Selamat Prabowo-Sandi Diturunkan
KOMPAS.com/NAZAR NURDIN
Habibah, salah satu relawan pasangan calon presiden nomor urut 2 memasang baliho Prabowo-Sandiaga di depan rumahnya, di Jalan Sutomo Semarang, Jumat (21/12/2018) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau Rusidi Rusdan menghimbau kepada tim kampanye pasangan Capres dan Cawapres di Riau menahan diri dan menciptakan suasana kondusif.

Termasuk menghimbau kepada tim kampanye pasangan nomor urut 02 menurunkan baliho ucapan selamat kepada Prabowo-Sandi yang sudah terpasang dibeberapa titik di Pekanbaru. Karena baliho ini dianggap bisa memicu gesekan dan masalah di masyarakat.

"Kalau secara aturan memang tidak dilanggar namun secara etika politik seharusnya tidak memasang karena itu tidak sesuai etika. Bisa menimbulkan kebingungan pada masyarakat karena sampai saat ini perhitungan KPU masih jalan, "ujar Rusidi Rusdan kepada Tribunpekanbaru.com Kamis (2/5).

Baca: Beredar Foto Baliho Jokowi-Maruf yang Tidak Netral, Tak Ada Foto Prabowo-Sandi, Ini Kata KPU Gowa

Baca: FOTO: Petugas Bapenda Pekanbaru Segel Baliho yang Nunggak Pajak

Menurit Rusidi Rusdan pemasangan baliho ucapan selamat tersebut merupakan upaya penggiringan opini pada masyarakat, sehingga bisa menimbulkan masalah pada masyarakat ketika hari penetapan yang ditetapkan bukan calon yang dipasang pada baliho tersebut.

"Okelah nanti yang ditetapkan KPU 02 yang menang kalu tidak bisa menimbulkan persepsi masyarakat, kemarin sudah ada ucapan selamat kok yang menang beda, itu yang muncul pada masyarakat. Ini upaya menggiring opini masyarakat jika hasil sudah selesai, "ujar Rusidi Rusdan.

Rusidi Rusdan juga menegaskan apa yang dilakukan tim kampanye ini merupakan upaya menggiring penyelenggara dan memancing munculnya gesekan.

"Karena tim Capres-Cawapres lain juga bisa saja tidak setuju dengan klaim itu. Karena ini kaitannya dengan hasil pemilu belum selesai. Jadi bersabar dulu, "harap Rusidi Rusdan.

Baca: Dana Santunan Untuk Pengawas yang Meninggal dan Sakit Belum Turun, Bawaslu Riau Pakai Dana Pribadi

Baca: BAWASLU Riau: Banyak Laporan PENGGELEMBUNGAN SUARA pada Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019

Ia juga menghimbau agar seluruh tim kampanye di Riau menahan diri dan jika ingin membuat ucapan selamat harus tunggu hasil resmi dari KPU nantinya. Atau minimal setelah pleno di Provinsi dulu karena sudah bisa dipetakan dan dihitung suara pemenangnya.

"Kita menghimbau tim kampanye bersabar dan diturunkan, karena bisa timbulkan cikal bakal gesekan dengan tim kampanye paslon lain, secara etika tidak etis, "ujarnya.

Pihaknya dari Bawaslu juga mengaku tidak akan tertibkan karena secara aturan tidak melanggar aturan, namun hanya secara etika tidak tepat.

"Saya Himbau ciptakan suasana kondusif saja, kami juga pertanyakan tujuannya apa?," ujar Rusidi Rusdan. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved