Berita Riau

Kebutuhan Terus Meningkat, Sekdaprov Riau Larang ASN Gunakan Gas Bersubsidi

Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk pengendalian untuk menjaga ketersediaan stok gas elpiji 3 Kg bagi masyarakat yang kurang mampu.

Kebutuhan Terus Meningkat, Sekdaprov Riau Larang ASN Gunakan Gas Bersubsidi
Tribunpekanbaru/syaifulmisgio
Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menyisir sejumlah pangkalan dan pengecer gas elpiji 3 kilogram. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi mengatakan, dengan permintaan akan gas elpiji 3 Kg yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Pihaknya tengah menyiapkan surat edaran yang ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri dan restoran untuk tidak lagi menggunakan gas bersubsidi, elpiji 3 Kg.

"Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk pengendalian untuk menjaga ketersediaan stok gas elpiji 3 Kg bagi masyarakat yang kurang mampu. Karena sebenarnya memang peruntukan gas elpiji 3 Kg tersebut adalah untuk masyarakat kurang mampu," katanya, Jumat (3/4/2019).

Seperti diketahui, PT Pertamina akan menambah pasokan gas elpiji 3 Kg sebesar 8 persen atau sekitar 290 ribu tabung yang akan didistribusikan keseluruh wilayah di Provinsi Riau.

Penambahan tersebut dilakukan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Provinsi Riau terhadap kebutukan gas elpiji 3 Kg pada saat Ramadan dan Idul Fitri 2019.

Baca: Kalah Pemilu 2019, Oknum Caleg di Pekanbaru Jual Gas Elpiji 3 Kg Rp 20.000, Itu Pun Cuma ke Pengecer

Baca: Bawa Mobil Pengangkut Gas, 5 Ribu Pengusaha Pangkalan Elpiji Riau Deklarasi Dukung Jokowi-Amin

Sales Executive Retail Pertamina untuk Wilayah Riau, Agung Wibowo pada saat rapat membahas ketersediaan serta distribusi elpiji di kantor Gubernur Riau, Kamis (2/5/2019) petang kemarin.

Dalam rapat tersebut, dari pemerintah provinsi Riau diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi.

"Menghadapi Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, kami sudah merencanakan penambahan kuota elpiji sebesar 8 persen. Atau kalau dikonversi ke tabung ada sekitar 290 ribu tabung, tapi ini khusus selama bulan Ramadan saja," katanya.

Dalam pendistribusian gas elpiji tersebut, lanjut Agung, pihaknya juga akan berkoordinasi bersama instansi atau dinas terkait dilapangan.

Karena pihaknya juga akan menggelar pasar murah dibeberapa lokasi agar bisa lebih menjangkau masyarakat.

"Kami juga berkordinasi dengan dinas terkait seperti Disperindag, karena dibeberapa lokasi ada pasar murah," ujarnya.

Baca: Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Kaget Harga Gas Elpiji 3 Kg di Kampar Riau Rp 40 Ribu per Tabung

Baca: Distribusi Gas Elpiji Bersubsidi Tak Tepat Sasaran, Disperindag Pekanbaru Minta Lurah Ikut Awasi

Dipaparkan Agung, bahwa konsumsi LPG di di Provinsi Riau setiap tahun terus mengalami peningkatan.

Di mana, sepanjang tahun 2016-2018, pihaknya telah melakukan penambahan hingga 10 persen.

Sementara untuk tahun 2019, setiap bulannya pihaknya juga sudah melakukan penambahan dari tahun sebelumnya.

"Tahun 2019 ini, Pertamina menyuplai kuota LPG 3 Kg untuk Riau sebesar 138.480 metrik ton, dimana, angka ini naik 1,9 persen dari kuota tahun 2018 yang hanya sebesar 135.935 metrik ton," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved