Pemilu 2019

TERCATAT 121 Kasus Dugaan PELANGGARAN Pemilu 2019 di Riau, 29 Kasus Laporan Warga, 92 Kasus Temuan

Tercatat sebanyak 121 kasus dugaan pelanggaran Pemilu 2019 di Riau, sebanyak 29 kasus laporan warga dan sebanyak 92 kasus temuan

TERCATAT 121 Kasus Dugaan PELANGGARAN Pemilu 2019 di Riau, 29 Kasus Laporan Warga, 92 Kasus Temuan
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
TERCATAT 121 Kasus Dugaan PELANGGARAN Pemilu 2019 di Riau, 29 Kasus Laporan Warga, 92 Kasus Temuan 

TERCATAT 121 Kasus Dugaan PELANGGARAN Pemilu 2019 di Riau, 29 Kasus Laporan Warga, 92 Kasus Temuan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tercatat sebanyak 121 kasus dugaan pelanggaran Pemilu 2019 di Riau, sebanyak 29 kasus laporan warga dan sebanyak 92 kasus temuan.

Bawaslu Riau menyatakan dugaan pelanggaran Pemilu meningkat drastis saat memasuki masa tenang hingga pasca pemungutan suara.

Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Riau, Gema Wahyu Adinata mengungkap, dugaan pelanggaran Pemilu yang terjadi saat masa tenang hingga pasca pemungutan suara mencapai puluhan kasus.

Baca: VIRAL Ibu Muda CANTIK Menyusui Bayinya di Pesta Pernikahan, Ternyata Artis Terkenal dan Selebgram

Baca: VIRAL GADIS Cantik MALAYSIA Dinikahi Pria AFRIKA, Selebgram Asal PADANG Bertemu Jodoh di Dunia MAYA

Baca: KISAH CINTA Gadis Malaysia dan Gadis Minang, Dinikahi Cowok AFRIKA dan Ketemu Jodoh di Instagram

"Ada sekitar 30 kasus dugaan pelanggaran yang sudah kami registrasi sejak memasuki hari tenang sampai pasca pemungutan suara," ujar Gema Wahyu Adinata, Jumat (3/5/2019).

Gema menjelaskan, 30 dugaan kasus pelanggaran Pemilu tersebut didominasi oleh pelanggaran administrasi dan juga pidana Pemilu.

Banyaknya dugaan kasus pelanggaran yang masuk seiring dengan upaya pencegahan yang dilakukan pengawas mulai dari tingkat desa atau kelurahan hingga provinsi.

"Pada saat masa tenang semua pengawas bergerak melakukan patroli pengawasan hingga pelosok desa," ujarnya.

Jika digabung dengan jumlah kasus dugaan pelanggaran Pemilu sejak dimulainya tahapan kampanye hingga 25 April 2019, Gema mengatakan telah meregistrasi sedikitnya 121 kasus.

Sebanyak 92 kasus di antaranya merupakan temuan dan 29 kasus lainnya merupakan laporan.

Halaman
1234
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved