Ruangan Nasir Digeledah KPK Selama 3 Jam, Barang Bukti di Ruangan Anggota DPR dari Riau Itu Nihil

Selama kurang lebih tiga jam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di ruang kerja politisi Partai Demokrat M Nasir di Gedung DPR

Ruangan Nasir Digeledah KPK Selama 3 Jam, Barang Bukti di Ruangan Anggota DPR dari Riau Itu Nihil
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ruangan Nasir Digeledah KPK Selama 3 Jam, Barang Bukti di Ruangan Anggota DPR dari Riau Itu Nihil 

"Akan kami dalami lebih lanjut pada rencana pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi mulai pada Bulan Mei ini," ucap Febri.

Sebelumnya masih terkait sumber gratifikasi yang diduga diterima oleh Bowo Sidik Pangarso, KPK juga melakukan penggeledahan di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat pada Senin (29/4) lalu.

Beberapa ruang yang digeledah yakni ruang Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, ruang Biro Hukum Kemendag, dan ruangan staf lain.

Hasilnya KPK membawa sejumlah dokumen perdagangan gula rafinasi dan barang bukti lainnya untuk dipelajari guna menelusuran sumber gratifikasi yang diterima Bowo Sidik Pangarso.

Jauh sebelumnya, Bowo Sidik Pangarso mengaku dapat uang berjumlah Rp 2 miliar dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Uang Rp 2 miliar dalam bentuk pecahan Dolar Singapura itu dibicarakan Bowo saat diperiksa penyidik KPK, Selasa (9/4).

Dalam ‎kasus ini, Bowo disangka menerima total Rp 1,2 miliar dari Manager Marketing PT HTK Asty Winasti untuk membantu perusahaan kapal itu memperoleh kontrak pengakuan pupuk.

KPK menduga Bowo tak cuma menerima uang dari satu sumber karena KPK mendapat bukti telah terjadi penerimaan lain terkait jabatan Bowo selaku anggota DPR.

KPK menduga Bowo akan membagikan uang itu saat hari pencoblosan untuk serangan fajar. Bowo adalah calon legislatif petahana dari daerah pemilihan Jawa Tengah II. 

Rumah Pribadi Sepi

Halaman
1234
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved