Tak Cetak Gol saat Uji Coba Lawan PSIS, Milo Tetap Bela Performa Comvalius

Arema hanya menang tipis 1-0 saat uji coba lawan PSIS Semarang. Pada laga itu, striker anyar Arema, Sylvano Comvalius, diturunkan hampir 90 menit.

Tak Cetak Gol saat Uji Coba Lawan PSIS, Milo Tetap Bela Performa Comvalius
antara
Pelatih Arema, Milomir Seslija, memuji performa pemainnya meski hanya menang 1-0 saat uji coba lawan PSIS Semarang, Sabtu (4/5) malam di Kanjuruhan. 

tribunpekanbaru.com - Kendati tidak mencetak gol ketika mengalahkan PSIS Semarang 1-0 dalam pertandingan uji coba di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (4/5) malam lalu, pelatih Arema FC, Milomir Seslija, cukup puas dengan penampilan striker anyar, Sylvano Comvalius.

Milo memainkan Comvalius untuk melihat kondisi pemain asal Belanda itu. Dia pun dianggap tidak mengecewakan, meski hanya melepas satu tembakan tepat sasaran. Gol semata wayang Arema dilesakkan Johan Ahmat Farizi melalui tendangan bebas.

“Hasil ini kurang memuaskan pihak yang ingin banyak gol. Saya kira ini wajar, karena kami baru saja latihan fisik berat dan recovery. Ke depan kami berusaha memperbaikinya. Comvalius memuaskan, dan dia akan semakin membaik. Tidak mudah bagi dia di laga perdana setelah beradaptasi,” beber Milo.

“Saya memang sudah tahu lawan yang ke sini (PSIS) akan menumpuk banyak pemain di belakang, kemudian menyerang lewat serangan balik. Saya pikir permainan kami sudah sangat bagus dengan gol cepat dari tendangan bebas. Jafri (Sastra) adalah pelatih bagus, dia memiliki filosofi permainan yang menyulitkan kami,” kata Milo lagi.

Sebelum uji coba, Arema lebih dulu memperkenalkan 30 pemain dan jersey musim 2019 dalam kegiatan bertajuk Equality Is Blue, yang digelar sejak Sabtu sore. Arema memperkenalkan tiga jersey yang produksi Munich X. Jersey warna biru untuk laga kandang, serta warna putih dan emas untuk jersey kedua dan ketiga.

PSIS Semarang
Dari kubu PSIS, perubahan jadwal laga perdana Liga 1, memaksa pelatih PSIS, Jafri Sastra, mengubah program tim agar pemain tidak kelelahan.

Sebelum kick off Liga 1 diundur sepekan, PSIS dijadwalkan bertemu Barito Putera pada 14 Mei. Namun dari draf terbaru, penundaan laga PSIS hanya berselang dua hari dan menghadapi lawan berbeda, yakni tim tamu Kalteng Putra. Meski masih berupa draf, Jafri tak ingin mengambil risiko.

“Saya pikir jadwal kami tertunda seminggu jadi tanggal 20 (Mei). Ternyata kami main tanggal 16 (Mei). Kami harus menyiasati, karena kami ingin pemain cedera sembuh dan bisa main,” ungkapnya.

Mengenai kekalahan 0-1 dari Arema pada laga uji coba, Jafri menilai tak masalah. Bahkan tim PSIS dinilai meningkat di banding ketika dibekap PSS Sleman dengan skor sama beberapa waktu lalu.

“Peningkatan dalam banyak hal, seperti konsisten bermain 90 menit. Hanya kami tidak bisa manfaatkan peluang, sehingga harus menerima kekalahan. Peningkatan lain adalah mental bertanding, transisi menyerang dan bertahan. Kami bisa mencapai itu meski belum 100 persen," terangnya. (rin)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved