Wali Kota Pekanbaru Evaluasi Kinerja Bapenda

Wali Kota Pekanbaru, DR Firdaus akan mengevaluasi kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru Evaluasi Kinerja Bapenda
Istimewa
Pemasangan alat perekam transaksi atau tapping box di sejumlah wajib pajak yang ada di Mall Ska Pekanbaru, Jumat (26/10/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, DR Firdaus akan mengevaluasi kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru.

Evaluasi dilakukan terkait hasil capaian Pencapatan asli Daerah yang tak sesuai target pada triwulan pertama tahun ini.

Bapenda kota hanya bisa membukukan pendapatan sebesar Rp 120 miliar. Jumlah itu selisih Rp 32 miliar dari target awal PAD pada senilai Rp 152 miliar.

Firdaus juga mendesak Bapenda Kota Pekanbaru mengoptimalkan tapping box atau mesin perekam transaksi.
Ini dilakukan agar bisa menggenjot pajak hiburan, hotel dan restoran.

"Ada memang sejumlah tapping box rusak, tapi Bapenda tetap harus optimal, nanti upayakan agar seluruh tapping box beroperasi," tegasnya saat diwawancarai Tribun, Minggu (5/5/2019).

Firdaus sempat beralasan bahwa PAD yang belum capai target karena kondisi perekonomian. Saat ini iklim investasi di Kota Pekanbaru masih terkena dampak situasi pada Pemilu 2019.

Sejumlah investor masih menanti sosok pemimpin Indonesia lima tahun mendatang.

Bapenda Kota Pekanbaru sudah memasang ratusan tapping box atau alat perekam transaksi. Alat ini terpasang bagi wajib pajak hotel, hiburan dan restoran.

Tapping box yang terpasang mencapai 267 unit. Sayangnya mayoritas tapping box ini tidak berfungsi lagi.

Mereka mengaku hanya 40 unit tapping box yang masih berfungsi dengan baik.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved