Pemilu 2019

Bawaslu Bengkalis Riau Sidangkan Dugaan Pelanggaran Administrasi Pemilu

Laporan tersebut terkait tentang mekanisme dan prosedur yang dianggap ada kesalahan dilakukan KPU Bengkalis saat pelaksanaan Pemilu.

Bawaslu Bengkalis Riau Sidangkan Dugaan Pelanggaran Administrasi Pemilu
Istimewa
Bawaslu Bengkalis Gelar Sidang Pendahuluan Pelanggaran Administrasi Pemilu, Selasa (7/5/2019) pagi. 

Bawaslu Bengkalis Riau Sidangkan Dugaan Pelanggaran Administrasi Pemilu

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bengkalis menyidangkan dugaan pelanggaran administrasi Pemilu yang dilaporkan oleh warga Bengkalis bernama solihin ke Bawaslu bulan April lalu.

Laporan tersebut terkait tentang mekanisme dan prosedur yang dianggap ada kesalahan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis saat pelaksanaan Pemilu.

Sidang pelanggaran administrasi Pemilu ini disidangkan di kantor Bawaslu Bengkalis, Selasa (7/5) pagi. Dimana sidang dipimpin empat orang Komisioner Bawaslu Bengkalis, serta menghadirkan pelapor Solihin dan terlapor dari pihak KPU Bengkalis.

Baca: Biaya PEMINDAHAN Ibukota Negara ke KALIMANTAN Rp 466 Triliun, Dananya dari APBN atau HUTANG Lagi?

Komisioner Bawaslu Bengkalis Kordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran M Harry Rubianto usai sidang mengatakan, hari ini merupakan sidang perdana atau disebut sidang pendahuluan. Dimana dilakukan register dan diperiksaan pendahuluan dari dugaan pelanggaran administrasi yang dilaporkan.

"Setelah kita register dan periksa tahap pendahuluan ternyata syarat formil dan materilnya terpenuhi. Kemudian kita putuskan disisang pendahuluan sidang dugaan pelanggaran ini bisa dilanjutkan," kata Harry.

Menurut Harry setelah putusan pendahuluan ini Bawaslu Bengkalis memunda pelaksanaan sidang selanjutnya pada hari Kamis mendatang. Dengan agenda pembacaan permohonan pelapor dan jawaban dari terlapor.

"Hari ini hanya sidang pendahuluan, sementara sidang lanjutannya Kamis pagi mendatang sekitar pukul 10.00 WIB, kita mulai dengan agenda pembacaan permohonan terlapor dan jawaban dari terlapor yakni KPU Bengkalis," ungkapnya.

Menurut dia, adapun pokok permohonan pelapor terkait dugaan pelanggaran administrasi saat pendistribusian logistik Pemilu, kemudian ada temuan terlapor terkait adanya TPS yang tidak mengumumkan hasil rekapitulasi tingkat desa atau kelurahan.

"Terkait dugaan yang dilaporkan inilah akan dibuktikan oleh pelapor dan terlapor, apakah ada pelanggaran pelanggaran yang dilaporkan terlapor. Namun kita belum pastikan berapa lama sidang akan berlangsung, tergantung dari saksi-saksi yang akan dihadirkan kedua pihak," tambahnya.

Baca: Disdagperin Bengkalis Tinjau APMS Dan SPBU, Guna Pastikan Ketersedian BBM Selama Ramadan dan Lebaran

Menurut dia, dalam sidang ini pihak Bawaslu hanya memproses dugaan pelanggaran administrasi Pemilu saja. Meskipun pada laporan perlapor dilihat ada beberapa pasal pidana yang dimasukkan pelapor.

"Namun dalam sidang pelanggaran administrasi ini, kita fokus pada pelanggaran administrasi saja nantinya," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved