Bengkalis

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Ditahan Kejaksaan Negeri Bengkalis

Berdasarkan hasil audit yang diterima pihaknya dari BPKP, ditemukan adanya indikasi kerugian negara terkait operasional KMP Tasik Gemilang.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Ditahan Kejaksaan Negeri Bengkalis
metrocrime.org
ilustrasi 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Mantan Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Jafaar Arief akhirnya di tahan Kejaksaan Negeri Bengkalis, Rabu (8/5) siang ini. Penahanan Jafaar Arief dilakukan setelah dirinya memenuhi pemanggilan oleh Kejaksaan Negeri Bengkalis terkait kasus dugaan korupsi Operasional Kapal Motor Penumpang (KMP) Tasik Gemilang.

Jafaar yang juga Caleg kabupaten Bengkalis datang ke Kejaksaaan dengan menggunakan setelan baju batik gelap dan celana panjang hitam serta mengenakan peci warna putih.

Sampai di Kejaksaan Jafaar langsung menuju ruangan Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bengkalis.

Agung Irawan Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Bengkalis, membenarkan penahanan terhadap Jafaar. "Benar tadi setelah diperiksa kita langsung menahannya," ungkap Agung.

Menurut dia, setelah penahanan ini pihak Kejaksaan Bengkalis akan segera melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Baca: Disdagperin Bengkalis Tinjau Sejumlah APMS Dan SPBU, Temukan Pembeli Pakai Jiriken

"Karena sudah kita tahan secepatnya akan kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor," tambahnya.

Penahanan Jafaar sendiri akan dilakukan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru.

"Setelah pemanggilan tadi langsung kita bawa ke Pekanbaru, saat ini dalam perjalanan dan akan dititipkan di Rutan Sialang Bungkuk," tambahnya.

Selain Jafaar sebenarnya Kejaksaan Negeri Bengkalis juga memanggil tersangka lainnya YA alias Edi.

Pemanggilan ini juga terkait kasus yang sama dan rencananya akan dilakukan penahanan juga.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved