Sudah Tiga Hari di Lapangan, Bawaslu Inhil Selidiki Dugaan Penggelembungan Suara

Bawaslu Inhil mendapat laporan dugaan penggelembungan suara di Kecamatan Teluk Belengkong, Inhil. Hingga ini laporan itu masih diselidiki.

Sudah Tiga Hari di Lapangan, Bawaslu Inhil Selidiki Dugaan Penggelembungan Suara
TribunPekanbaru/T. Muhammad Fadhli.
Petugas melakukan penghitungan suara di sebuah TPS di Inhil pada pemilu 17 April lalu. Bawaslu Inhil menerima satu laporan dugaan penggelembungan suara di Kecamatan Teluk Belengkong, Inhil. 

tribunpekanbaru.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah menindaklanjuti laporan dugaan penggelembungan suara, yang diduga terjadi di Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Inhil.

Tim dari Bawaslu Inhil saat ini telah turun langsung ke daerah pemilihan (Dapil) 4 tersebut, untuk menghimpun data–data dan bukti kecurang yang dilaporkan oleh Surya Lesmana, seorang calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ketua Bawaslu Inhil, M Dong menuturkan, laporan tersebut masih dalam proses, dan sejak Senin (6/5) tim Bawaslu Inhil sudah berada di Kecamatan Teluk Belengkong untuk menelusurinya.

“Belum pulang tu timnya dari kecamatan. Sedang berproses, sedang ditindaklanjuti, sudah tiga hari tim di sana mengumpulkan data dan menindaklanjutinya,” ujar M Dong kepada Tribun Pekanbaru, Rabu (8/5).

Jika berdasarkan penelusuran tim Bawaslu Inhil terdapat pelanggaran yaitu penggelembungan suara, M Dong menegaskan, hukuman pidana sudah menanti oknum yang terlibat.

Sementara itu, caleg yang bersangkutan dipersilahkan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) apabila tidak menerima dan merugikan perolehan suaranya jika memang nantinya benar terbukti.

“Calegnya tidak berpengaruh (suara), paling menggugat ke MK kalau memang itu ada bukti yang valid, yang merugikan dia kalau terkait perolehan suara,” tutur M Dong.

Terakhir M Dong menambahkan, selama pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2019 di Kabupaten Inhil, laporan dugaan penggelembungan suara ini merupakan satu–satunya laporan yang diterima oleh Bawaslu Inhil.

“Ada satu yang menyampaikan lapotan ke Bawaslu, yaitu caleg bernama Surya Lesmana, laporan dugaan penggelembungan suara. Cuma satu itu saja,” terangnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved