Ustadz Abdul Somad

Berhubungan Suami Istri Saat Puasa Ramadhan Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Simak penjelasan hukum berhubungan suami istri saat puasa ramadhan. 'Kafarat atau Denda Hubungan Badan saat Puasa Ramadhan'

Berhubungan Suami Istri Saat Puasa Ramadhan Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Capture youtube
Ceramah Ustaz abdul somad 

Berhubungan Suami Istri Saat Puasa Ramadhan Bagaimana Hukumnya?

Simak penjelasan hukum berhubungan suami istri saat puasa ramadhan.

Puasa ramadhan 2019 sudah berlangsung lima hari.

Ada berbagai ketentuan dalam berpuasa, seperti hal-hal yang membatalkan puasa. 

Salah satu hal yang bisa membatalkan puasa adalah berhubungan suami istri.

Hal ini dibahas panjang lebar dalam artikel berjudul 'Kafarat atau Denda Hubungan Badan saat Puasa Ramadhan' di nu.or.id. 

Artikel tersebut ditulis oleh Ustadz M. Tatam Wijaya, Pengasuh Majelis Taklim “Syubbanul Muttaqin”, Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat.

Inilah isi lengkap artikel tersebut : 

Diketahui bahwa orang yang sengaja merusak puasanya di bulan Ramadhan dengan senggama atau hubungan seksual, wajib menjalankan kifarah ‘udhma (kafarat besar), dengan urutan kafarat (denda) sebagai berikut.

Pertama, ia harus memerdekakan hamba sahaya perempuan yang beriman, tak boleh yang lain. Sahaya itu juga harus bebas dari cacat yang mengganggu kinerjanya. Kedua, jika tidak mampu, ia harus berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Ketiga, jika tidak mampu, ia harus memberi makanan kepada 60 orang miskin, masing-masing sebanyak satu mud (kurang lebih sepertiga liter). Kafarat di atas berdasarkan hadits sahih berikut ini:

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved