Diduga Serangan Jantung, Narapidana Rutan Siak Meninggal di RSUD Siak

Seorang narapidana di Rumah Tahanan Siak, meninggal dunia di RSUD Siak. Dia merupakan napi kasus narkoba yang divonis 8 tahun.

Diduga Serangan Jantung, Narapidana Rutan Siak Meninggal di RSUD Siak
tribun pekanbaru
Petugas Rutan kelas IIB Siak, menyerahkan jenazah Dedi Adrian kepada keluarga, Kamis (9/5) di Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Pelalawan. Dedi Adrian (45) meninggal di RSUD Siak pada Kamis (9/5) siang, diduga karena serangan jantung. 

tribunpekanbaru.com - Narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Siak bernama Dedi Adrian (45), meninggal dunia di RSUD Siak, Kamis (9/5) lalu. Penyebabnya, diduga karena serangan jantung.

Dedi Adrian merupakan narapidana yang telah menghuni Rutan Siak selama 1 tahun 10 bulan. Dia divonis Pengadilan Negeri (PN) Siak 8 tahun penjara karena kasus narkotika. Warga Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan ini, dikabarkan telah sakit-sakitan sebelum masuk ke Rutan Siak.

"Iya kami dapat kabar dari pihak keluarga, ada warga kami yang meninggal di Siak. Benar dia ditahan di Siak dan dia juga sudah lama sakit-sakitan," kata Kepala Desa Langkan, Rofii, Jumat (10/5).

Rofii mengaku, pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas kepergian Dedi Adrian. Selama ditahan di Rutan Siak, Dedi juga kerap dikirim ke RSUD Siak karena sakit.

"Secara sosial dia baik. Keluarga memang sudah ikhlas, dia meninggalkan dua anak yang masih kecil dan seorang istri. Istrinya bekerja di tempat jualan makanan," kata dia.

Kepala Rutan Kelas IIB Siak, Gatot Suariyoko membenarkan narapidana atas nama Dedi Adrian meninggal dunia setelah tiba di RSUD Tengku Rafian, Siak. Almarhum menurut warga binaan lainnya mengeluh sakit di dada sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas medis Rutan langsung melakukan pemeriksaan. Karena sakitnya semakin menjadi, Dedi lalu dirujuk ke RSUD Tengku Rafian, Siak. Sekitar pukul 13.55 WIB, Dedi meninggal dunia.

"Almarhum sebelumnya sudah sering dirawat di RSUD Siak karena ada keluhan di jantung. Sakitnya bawaan sebelum msuk Rutan," kata Gatot.

Setelah diketahui meninggal, pihaknya langsung menghubungi pihak keluarga Dedi di Langkan. Petugas Rutan mengantarkan jenazah ke rumah keluarga. "Keluarga menerima jenazah dan tidak ada masalah karena keluarga sudah tahu sakit yang diderita almarhum sebelumnya," tambahnya. (myo)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved