Siak

Dugaan Korupsi Meubeler di Disdikbud Siak, Polres Siak Periksa PPTK

Dugaan korupsi pengadaan meubeler 2018 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak berlanjut, Polres Siak periksa PPTK

Dugaan Korupsi Meubeler di Disdikbud Siak, Polres Siak Periksa PPTK
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dugaan Korupsi Meubeler di Disdikbud Siak, Polres Siak Periksa PPTK 

Dugaan Korupsi Meubeler di Disdikbud Siak, Polres Siak Periksa PPTK

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Dugaan korupsi pengadaan meubeler 2018 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak berlanjut, Polres Siak periksa PPTK.

Unit Tipikor Satreskrim Polres Siak telah memeriksa PPTK dan saksi dari Disdikbud Siak tersebut.

Kapolres Siak AKBP Ahmad David melalui Kasat Reskrim AKP M Faizal Ramzani mengatakan, pihaknya sudah memanggil PPTK pengadaan meubeler tersebut beberapa kali.

Baca: BOLEHKAH Ibu Hamil 6 Bulan Olahraga dan Puasa di Bulan Ramadhan? Ini Kata Dokter Zaldy Zaimi SpOG

Baca: VIDEO Kisah Mohamed Salah Mesir dari Liga Pepsi Hingga Membawa Liverpool ke FINAL Liga Champions

Baca: VIDEO Kisah SADIO MANE Sebelum Jadi Pemain Sepakbola Hingga FINAL Liga Champions Bersama Liverpool

"Sudah kita periksa, ini lagi berjalan prosesnya," kata AKP M Faizal Ramzani, Jumat (10/5/2019) sore kepada Tribunsiak.com.

Ia melanjutkan, BPKP sedang melakukan audit terhadap proyek pengadaan meubeler tersebut.

Pihaknya menunggu jumlah kerugian negara berdasarkan hasil audit BPKP.

Kepala Disdukbud Siak H Lukman tidak mau dimintai keterangan terhadap perkara itu.

Sementara Sekretaris Disdikbuk Slamet Riyadi membenarkan ada PPTK yang diperiksa Tipikor Polres Siak.

PPTK pengadaan meubeler pada 2018 itu berinisial A.

Baca: Ini SUMBER Data HASIL Real Count Pilpres 2019 BPN, PRABOWO Menang 62 Persen, Diungkap Vasco Ruseimy

Baca: TERUNGKAP Fakta-fakta Kemenangan PRABOWO 62 Persen dari Vlog Vasco Ruseimy, Real Data No Clean Data

Baca: BANDINGKAN Hasil Real Count Pilpres 2019 Antara KPU vs BPN, KPU=Jokowi Menang BPN=Prabowo MENANG

"Tapi kalau tidak salah sudah dikembalikan yang bersangkutan atas kerugiannya. Saya tidak tahu persis," kata Slamet Riyadi.

Informasi yang dihimpun Tribun, Disdikbud Siak mengadakan proyek meubeler pada 2018 senilai Rp 1,4 miliar lebih.

Proses pengadaannya menyebabkan kerugian bagi negara karena diduga dimark-up oleh oknum tertentu.

Polres Siak menargetkan perkara ini naik ke penyidikan.

Dugaan Korupsi Meubeler di Disdikbud Siak, Polres Siak Periksa PPTK. (Tribunsiak.com/Mayonal Putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved