Pekanbaru

VIDEO: Empat Anggota Geng Motor Tewaskan Remaja di Pekanbaru Riau Berhasil Ditangkap

Empat orang geng motor yang melakukan pembacokan terhadap seorang remaja Kota Pekanbaru berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Polda Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM - Empat orang geng motor yang melakukan pembacokan terhadap seorang remaja di Kota Pekanbaru Provinsi Riau berhasil diamankan oleh Tim Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Sudit III Reserse Kriminal Umuk Polda Riau.

Empat orang tersebut merupakan anggota geng motor bernama Warlex, masing-masing berinisial MK (15 tahun), RG (16 tahun), KI (18 tahun) dan YV (16 tahun). 

Pelaku ini melakukan pembacokan terhadap seorang remaja bernama Angga Tri Gumantri 8 Mei 2019 lalu sekitar Pukul 03.00 wib dinihari di Jalan Soekarno Hatta.

"Masih ada satu pelaku lainya berinisial S dan masih dalam pengejaran tim kita," jelas Kepala Sub-Direktorat III Reserse Kriminal Umum Polda Riau, AKBP Mohammad Kholid kepada wartawan saat jumpa pers, Kamis (9/5/2019).

Baca: Tewas Dibacok Anggota Geng Motor di Pekanbaru, Kejadian Dipicu Pelaku & Korban Saling Ejek di FB

Baca: Polresta Pekanbaru Buru 2 DPO Anggota Geng Motor yang Ikut Keroyok Anggota Polisi

Baca: 3 Polisi DITUSUK di Pekanbaru Riau, 4 Pelaku Anggota GENG MOTOR, Diduga Ada Polisi Berpakaian Preman

Sedangkan korban Angga Tri Gumantri meninggal dunia setelah sempat mendapat pertolongan di salah satu Rumah Sakit di Pekanbaru.

Korban diketahui mengalami luka parah setelah mendapatkan sabetan senjata tajam dari para tersangka yang menggunakan celurit dan parang pada bagian punggung, kaki dan tangan korban.

Menurut Mohammad Kholid, kejadian tersebut diawali dari saling ejek di media sosial facebook. Adanya ejekan tersebut membuat geng motor warlex yang dipimpin oleh KI ini melancarkan aksinya hingga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang remaja dan menyebabkan tewas.

"KI ini termasuk yang dituakan di geng motor ini. Sedangkan S saat ini masuk dalam DPO dan masih dilakukan pengejaran," katanya.

Menurutnya ada 13 orang yang ditahan. Namun 4 sudah ditetapkan sebagai tersangka dan selebihnya masih berstatus sebagai saksi. (*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved