Pelalawan

Isyaratkan Mutasi Jabatan Setelah Lebaran, Bupati Pelalawan: Plt Belum Tentu Jadi Kadis Defenitif

Para Plt Kadis tidak bisa serta merta diangkat sebagai Kadis defenitif pada posisinya saat ini dan harus melalui seleksi atau asesmen.

Isyaratkan Mutasi Jabatan Setelah Lebaran, Bupati Pelalawan: Plt Belum Tentu Jadi Kadis Defenitif
istimewa
Bupati Pelalawan HM Harris menyerahkan cenderamata kepada purna bakti ASN di Gedung Daerah, Senin (8/4/2019). 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Bupati Pelalawan Provinsi Riau, HM Harris, mengisyaratkan asesment dan mutasi pejabat akan kembali digelar setelah Hari Raya Idul Fitri tahun 2019 mendatang. Para pejabat diminta untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi jabatan tersebut.

Menurut Bupati Harris, asesment dilakukan untuk mengisi jabatan eselon II yang saat ini diisi pejabat Pelaksana tugas (Plt) termasuk pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Seluruh pejabat yang hendak mengisi posisi Kepala Dinas (Kadis) atau sederajatnya harus mengikuti asesment tanpa terkecuali.

Demikian juga para pejabat Plt yang saat ini mengerjakan tugas Kadis meski jabatan sebenarnya adalah sekretaris dinas.

Baca: Asesmen dan Mutasi di Pemda Pelalawan Riau Usai Lebaran, Bupati Minta Pejabat Persiapkan Diri

Baca: Jadwal Cuti Lebaran Telah Ditetapkan, BKP2D Pelalawan Riau Terbitkan Surat Edaran

Para Plt Kadis tidak bisa serta merta diangkat sebagai Kadis defenitif pada posisinya saat ini dan harus melalui seleksi atau asesmen.

"(pejabat) Pelaksana tugas inikan tidak harus dia yang jadi kepala dinas. Harus ikut asesment juga," beber Harris kepada tribunpelalawan.com, Selasa (14/5/2019).

Bupati Pelalawan dua periode ini menjelaskan, untuk bisa menjadi kepala dinas defenitif pejabat pelaksana tugas disamping mengikuti asesment, kinerjanya selama ini akan dilihat.

Cara menyelesaikan persoalan di OPD tersebut, termasuk cara memimpin dan menjalankan program kerja.

Apabila yang bersangkutan dinilai mampu akan menjadi pertimbangan saat asesment.

Tetapi jika sebaliknya Pejabat Plt dipandang tak bisa menjadi pemimpin di OPD tersebut, tentu harapannya akan tipis. Mengingat dinas-dinas yang diisi Plt mengedepankan pelayanan kepada masyarakat luas.

Baca: Es Krim dan Susu Setahun Kedaluwarsa Ditemukan Saat Satpol PP Pelalawan Riau Razia Toko Ritel

Baca: VIDEO: Satpol PP Pelalawan Riau Temukan Es Krim dan Susu Kedaluarsa saat Razia

"Satu lagi kita ke depan lebih meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika Plt tidak bisa jalan (bekerja), sama juga nanti tak bisa diberi target," tandasnya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung).

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved