Breaking News:

Pelalawan

Kemungkinan Ada Tersangka Baru Kasus Pidana Pemilu PPK Pangkalan Kuras Riau, Penyidik Lengkapi Bukti

Sentra Gakhumdu Kabupaten Pelalawan, Riau, telah menetapkan Ketua PPK Pangkalan Kuras nonaktif, Sugeng, sebagai tersangka

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Ketua PPK Pangkalan Kuras Sugeng (batik hitam) diperiksa tim Gakhumdu Pelalawan, Selasa (7/5/2019). 

Kemungkinan Ada Tersangka Baru Kasus Pidana Pemilu PPK Pangkalan Kuras Riau, Penyidik Lengkapi Bukti

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Sentra Gakhumdu Kabupaten Pelalawan, Riau, telah menetapkan Ketua PPK Pangkalan Kuras nonaktif, Sugeng, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pemilu tahun 2019.

Setelah perkara ini ditingkatkan ke penyidikan berdasarkan hasil pertemuan kedua atau SG2 Gakhumdu, Rabu (15/5/2019) lalu.

Menurut Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pelalawan, Mubrur S.Pi, penetapan Sugeng sebagai tersangka tindak pidana penggelembungan dan pemindahan suara pada Pemilu 2019 setelah alat bukti yang dimiliki penyidik dinilai cukup.

Baca: Ketua PPK Pangkalan Kuras Riau Ditetapkan Jadi Tersangka Tindak Pidana Pemilu 2019

Baca: Dugaan Tindak Pidana Pemilu di Pelalawan Riau, Ketua PPK Pangkalan Kuras Diperiksa Sampai Subuh

Selanjutnya penanganan kasus ini akan dilimpahkan ke Pengakan Hukum (Gakhum) Satuan Reskrim Polres Pelalawan.

"Tahap penyidikan menjadi kewenangan Gakhum Polres Pelalawan. Besok perkaranya akan kita limpahkan," tutur Mubrur kepada tribunpelalawan.com, Kamis (16/5/2019).

Dijelaskannya, pada proses penyidikan di kepolisian penyidik berhak melakukan upaya paksa jika para pihak yang akan diperiksa tidak memenuhi panggilan.

Secara aturan, penyidik polres memiliki waktu selama 14 hari kerja untuk menuntaskan seluruh berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.

Sebenarnya, lanjut Mubrur, kemungkinan ada satu tersangka baru lagi.

Hanya saja penyidik memandang masih dibutuhkan bukti-bukti lainnya untuk memperkuat penetapan tersangka kedua ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved