KONI Bahas Kekurangan Anggaran Porwil dan Pra PON pada Rapat Anggota Sabtu

Persiapan Riau untuk Porwil dan Pra PON diwarnai minimnya anggaran. Hal ini akan dibahas dalam rapat anggota KONI yang digelar Sabtu di Pekanbaru.

KONI Bahas Kekurangan Anggaran Porwil dan Pra PON pada Rapat Anggota Sabtu
Tribunnews/Jeprima
Pencak silat salah satu cabor yang akan diikuti Riau di Porwil maupun kejurnas Pra PON. Saat ini, KONI Riau masih dihantui minim anggaran untuk persiapan menghadapi Porwil dan Pra PON tersebut. 

tribunpekanbaru.com - KONI Riau sudah menjadwalkan pelaksanaan Rapat Anggota KONI 2019 pada Sabtu (18/5) besok, di sebuah hotel di Pekanbaru. Fokus pembahasan rapat, mengenai persiapan tim Riau menghadapi Porwil di Bengkulu, dan Kejurnas Pra PON.

Seperti diketahui, Gubernur Riau Syamsuar sudah menegaskan bahwa penambahan anggaran persiapan tim Riau menghadapi Porwil dan Kejurnas Pra PON, masih dikaji dalam APBD Perubahan 2019. Syamsuar minta agar KONI memaksimalkan anggaran yang ada, yaitu Rp20 miliar yang sudah dianggarkan.

Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis kepada Tribun, Kamis (16/5) mengatakan, rapat besok selain agenda rutin tahunan KONI, juga membahas persoalan yang dihadapi bersama pengurus cabor. "Yang kita bahas adalah rencana implementasi yang akan kita lakukan," terangnya.

Emrizal mengakui, jumlah anggaran Rp20 miliar tidak akan cukup untuk membiayai 11 cabor yang akan dikirim ke Porwil di Bengkulu, serta membiayai 30-an cabor yang akan ikut Kejurnas Pra PON. Apalagi bila jumlah atlet yang dikirim full tim untuk seluruh nomor di masing-masing cabor.

Sesuai arahan Gubri, atlet yang dikirim adalah atlet yang berpotensi meraih medali saja. "Makanya dalam rapat nanti, kita akan sampaikan masalah yang saat ini terjadi. Kemudian kita cari rekomendasi solusinya," tambahnya.

KONI, kata Emrizal, akan memaparkan kepada seluruh pengurus cabor kondisi kekinian anggaran yang tersedia. Sehingga diharapkan seluruh pengurus cabor paham dan mengerti, agar tidak terjadi misinformasi dan miskomunikasi.

"Kita tetap upayakan penambahan biaya. Namun perlu dikedepankan dahulu efektivitas dan efisiensi melalui prioritas cabor serta atlet yang akan dikirim," paparnya.

Porwil di Bengkulu dihelat November mendatang. Sementara Kejurnas Pra PON, sebagian cabor sudah mulai digelar usai Lebaran atau Agustus mendatang.

"Itu tadi, kita cari solusi bersama-sama, terutama untuk sebagian cabor yang ikut Kejurnas Pra PON lebih awal. Salah satunya mengirimkan atlet yang hanya berpeluang meraih medali saja," katanya seraya menyebutkan, kalau untuk Porwil, anggaran yang diharapkan untuk hari pelaksanaan bisa dari APBD Perubahan.

Dalam rapat KONI besok, juga akan ada pembahasan Porprov X di Kuansing. "Untuk Porprov, kita minta tuan rumah meng-update persiapan mereka sampai Mei ini," terang Emrizal.

Yang jelas, semua pengurus cabor minta agar pada Rapat Anggota KONI ini, semua persiapan tim Riau sudah jelas. Baik untuk Porwil maupun Kejurnas Pra PON. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved