Bengkalis

Begini Perjalanan Proyek Jalan Poros Duri-Pakning yang Menjerat Bupati Bengkalis jadi Tersangka

Kndisi jalan poros Duri-Pakning yang menjerat Bupati Bengkalis sebagai tersangka dugaan korupsi oleh KPK ternyata mangkrak pengerjaannya Sejak 2018

Begini Perjalanan Proyek Jalan Poros Duri-Pakning yang Menjerat Bupati Bengkalis jadi Tersangka
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
GELEDAH Kantor Bupati Bengkalis Selama 3 Jam, Petugas KPK Bawa 2 Koper Diduga Berisi BARANG BUKTI 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Kondisi jalan poros Duri Pakning yang menjerat Bupati Bengkalis sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh KPK ternyata mangkrak pengerjaannya sejak tahun 2018 lalu.

Padahal proyek tersebut merupakan proyek tahun jamak atau Multi Year (MY) tahun 2017 hingga 2019.

Berhentinya pengerjaan proyek tersebut karenakan progres pengerjaan tidak sesuai dengan uang muka yang diambil perusahaan pelaksanaa kegiatan yakni PT Citra Gading Aristaman (CGA).

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PUPR Bengkalis Diongi membenarkan pengerjaan jalan tersebut sudah tidak berjalan sejak tahun kemarin.

Menurut dia, berhentinya pengerjaan karena dilakukan pemutusan kontrak oleh pemerintah Bengkalis. "Memang pengerjaan jalan tersebut sekarang tidak berjalan lagi, sudah putus kontrak sejak tahun kemarin. Pemutusan kontrak dilakukan karena progres kerjaan pihak ketiga tidak sesuai dengan uang muka yang diterima perusahaan,"ungkap Diongi Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Bengkalis saat diwawancarai Tribunbengkalis.com, Jumat (17/5) siang.

Baca: Kantor Sepi Setelah Bupati Bengkalis Jadi Tersangka KPK, Plh Sekda Ungkap Pemerintahan Tetap Jalan

Namun pihaknya tidak mengetahui pasti berapa persentasi pekerjaan yang dilakukan perusahaan saat itu.

"Dalam kegiatan ini kita yang ada di bidang pembangunan jalan dan jembatan sekarang terlibat di sana, karena pengguna anggaranya (PA) langsung Kepala Dinas.Jadi kita tidak bisa paparkan berapa persen jalan tersebut diselesaikan pihak ketiga," tambahnya.

Namun meskipun tidak mengetahui pasti progres jalan tersebut, Diongi memastikan kontrak pembangunan jalan sudah diputus sejak tahun kemarin.

"Kalau informasi kontrak sudah putus memang benar. Makanya proyek ini tidak berjalan lagi," kata dia.

Informasi dirangkum Tribunbengkalis.com, Pembangunan Jalan Poros Duri - Pakning ini sebenarnya termasuk proyek pembangunan tahun jamak pada masa pemerintahan Bupati Herliyan Saleh pada tahun 2013 - 2015 sama dengan proyek MY Peningkatan Jalan Batu Panjang Pangkalan Nyirih. Dengan nilai pekerjaan senilai 498 miliar rupiah.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved