Bengkalis

Pengunjung Bazar Ramadan di Bengkalis Sepi, Warga Lebih Suka Belanja di Luar Trotoar Arena Bazar

kurangnya pengunjung yang datang dikarenakan tahun ini banyak penjual yang berjualan di luar lokasi Bazar. Bahkan sebagian besar berjualan di trotoar

Pengunjung Bazar Ramadan di Bengkalis Sepi, Warga Lebih Suka Belanja di Luar Trotoar Arena Bazar
Tribunpekanbaru.com/MuhamadNatsir
Bazar Ramadan di Sungai Bengkel Bengkalis agak sepi karena menurut beberapa pedagang justru banyak pihak lain yang menggelar dagangan mereka di luar area bazar sehingga warga atau pengunjung tidak masuk ke area bazar. 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BEBGKALIS - Hampir dua pekan pelaksanaan Bazar Ramadan makanan berbuka yang di fasilitasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Bengkalis berjalan, namun pedagang di stand Bazar Sungai Bengkel mengeluhkan sepinya pengunjung yang mengakibatkan kurang laris makanan yang mereka jual.

Lena, pedagang Kue di Bazar Ramadan Sungai Bengkel, Jumat (17/5) siang, menuturkan dirinya sudah jualan Bazar hampir setiap tahun sejak 1996 lalu. Namun tahun ini sangat jauh berbeda dari tahun sebelumnya yang dia rasakan.

"Jauh penurunan jumlah yang datang dibandingkan tahun sebelumnya. Jadi pendapatan kami juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap Lena.

Menurut dia, penyebab utama kurangnya pengunjung yang datang dikarenakan tahun ini banyak penjual yang berjualan di luar lokasi Bazar. Bahkan sebagian besar berjualan di trotoar jalan yang ada.

"Sehingga masyarakat terpecah tidak masuk Bazar belanja. Beda dengan tahun sebelumnya penjualan makanan berbuka memang hanya dibolehkan satu tempat yakni ditempat Bazar ini," kata dia.

Baca: Bupati Bengkalis Amril Mukminin Ditetapkan Tersangka Korupsi, Azali Johan Minta Tabah, Kediaman Sepi

Baca: KPK Tetapkan Bupati Bengkalis Riau sebagai Tersangka, Dicegah Bepergian ke Luar Nageri

Menurut dia, kalau pedagang diluar Bazar mau masuk berjualan di dalam Bazar tentu jumlah pengunjung ramai.

Tidak seperti sekarang karena penjualan makanan bebuka terpencar sehingga pembeli juga terpencar.

Dengan sepinya pembeli yang datang, membuat Lena dengan pedagang lain sedikit merasa tidak bersemangat berjualan di bazar Ramadan tahun ini.

Pihaknya berharap ada langkah tegas Disdagperin Bengkalis ke depannya untuk menyatukan pedagang di satu tempat saja berjualan sehingga pembeli yang datang ramai.

"Sepeti tahun tahun sebelumnya jualan makanan berbuka hanya di sini saja. Jadi semua pedagang masuk bazar sehingga pembeli juga ramai. Kita harap seperti ini juga diberlakukan lagi," kata dia.

Menurut dia, terasa betul tahun ini sepi, bukan hanya pengunjung tetapi juga penjual. Untuk itu pihaknya berharap Disdagperin Bengkalis bisa mengambil langkah secepatnya.

Baca: Ini Penjelasan KPK Terkait Penggeledahan di Kantor Bupati Bengkalis, Total Ada 3 Lokasi

Sementara itu Kepala Disdagperin Bengkalis Raja Arlangga mengatakan, akan menindaklanjuti permintaan pedagang agar penjualan makanan berbuka hanya disatu tempat saja.

"Nanti kita bicarakan dengan pihak terkait untuk menertibkan ini. Kita harus kordinasi dahulu dengan Satpol PP Bengkalis dan pihak lainya," ungkap Raja.

Menurut dia, kalau tidak memungkinkan untuk tahun ini ditertibkan satu tempat. Kemungkinan tahun depan pada bazar berikutnya.

"Kita upaya nanti bisa dilaksanakan secepatny. Tapi kalau tidak terkejar tahun depan kita terapkan lagi satu tempat, untuk itu perlu kerjasama dengan pihak terkait," tandasnya.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved