Pelalawan

Dugaan Tindak Pidana Pemilu PPK Pangkalan Kuras, Polres Pelalawan Kembali Periksa Saksi & Tersangka

Sampai sekarang kita terus melakukan pemanggilan dan pemeriksaan. Semua yang diperiksa di Bawaslu, kembali kita periksa dalam BAP

Istimewa
Sentra Gakkumdu Kabupaten Pelalawan menggelar ekspos kasus dugaan tindak pidana pemilu oleh PPK Pangkalan Kuras di Kantor Bawaslu Pelalawan, Rabu (8/5/2019). 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan terus mendalami dugaan tindak pidana pemilu PPK Pangkalan Kuras tahun 2019. Para saksi-saksi dan tersangka kembali dipanggil dan diperiksa.

Pemeriksaan intensif dan marathon dilakukan penyidiki Satreskrim Polres Pelalawan setelah menerima peimpahan berkas perkara dari Gakkumdu Kabupaten Pelalawan pada Kamis (16/5/2019) malam pekan lalu.

Pemanggilan dijadwalkan berkesinambungan dan dimuat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Sampai sekarang kita terus melakukan pemanggilan dan pemeriksaan. Semua yang diperiksa di Bawaslu, kembali kita periksa dalam BAP," terang Kepala Polres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Tedy Ardian SIK, kepada Tribunpelalawan.com, Minggu (19/5/2019).

Kasat Teddy menerangkan, pihaknya hanya memiliki waktu selama 14 hari untuk menyelesaikan penyidikan dan layak dilimpahkan kembali ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.

Baca: Terancam 5 Tahun Penjara, Ketua PPK Pangkalan Kuras Nonaktif Ditetapkan Jadi Tersangka

Dalam waktu dekat pihak segera mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan setelah memeriksa tersangka Ketua PPK Pangkalan Kuras Sugeng.

Polres Pelalawan berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus dugaan penggelembungan dan pemindahan suara yang dilakukan saat rapat pleno PPK Pangkalan Kuras beberapa waktu lalu.

Penyidikan sepenuhnya ditangani korps Bhayangkara dan semua administrasinya telah berlabel Pro Justitia sebagaimana penanganan perkara pidana lainnya.

"Sejak kemarin kita (pemeriksaan) main kebut, karena waktu terbatas. Kita juga minta dukungan semua pihak," tambah Kasat Teddy.

Seperti diketahui, Gakkumdu Kabupaten Pelalawan telah menetapkan Ketua PPK Pangkalan Kuras nonaktif, Sugeng, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak idan Pemilu 2019.

Baca: Dugaan Tindak Pidana Pemilu di Pelalawan Riau, Ketua PPK Pangkalan Kuras Diperiksa Sampai Subuh

Setelah penanganan kasus ditingkatkan ke penyidikan, selanjutnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Pelalawan.

PPK Pangkalan Kuras awalnya dilaporkan empat Caleg dan satu Parpol atas dugaan kecurangan pada saat pleno tingkat kecamatan ke Bawaslu Pelalawan.

Sugeng dituding melakukan pemindahan dan penggelembungan suara antar Caleg hingga merugikan Caleg dan Parpol lainnya.

Keterlibatan Ketua Panwascam Empi Januardi terkuak dari pengakuan Sugeng, bahwa Empi yang menjadi perantara kepada penyuruhnya.

Dugaan pemindahan dan penggelembungan suara itu dinilai bawaslu mencukupi syarat formil dan materil sebagai tindak pidana pemilu, hingga laporan itu diteruskan ke Sentra Gakkumdu Kabupaten Pelalawan untuk ditangani. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved