Ketua Bawaslu Riau Marahi Ketua KPU Bengkalis

Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan membentak ketua KPU Kabupaten Bengkalis saat acara pleno rekapitulasi suara di tingkat KPU Riau Minggu.

Ketua Bawaslu Riau Marahi Ketua KPU Bengkalis
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menuntaskan pleno rekapitulasi di tingkat KPU Riau, Minggu (19/5/2019).(TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Ketua Bawaslu Riau Marahi Ketua KPU Bengkalis

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau Rusidi Rusdan membentak ketua KPU Kabupaten Bengkalis saat acara pleno rekapitulasi suara di tingkat KPU Riau Minggu (19/5/2019).

Ini berawal dari masih adanya keberatan beberapa saksi partai yang meminta agar pembukaan lima kotak suara di Batin Solapan Bengkalis.

Namun hingga tuntas pleno di Kabupaten Bengkalis permintaan itu tidak dipenuhi.

"Kami dari Bawaslu rekomendasikan untuk buka lima kotak di Batin Selatan, karena ada unsur pidana disana, kenapa tidak saudara (Ketua KPU) buka?" ujar Rusidi Rusdan dalam acara pleno tersebut.

Baca: Unggul di Riau, Prabowo-Sandi Menang Telak di Pekanbaru, Selisih Suara Jauh dari Jokowi-Maruf Amin

Apalagi lanjut Rusidi Rusdan kondisi saat ini mempersulit semuanya, karena Riau sudah ditegur pusat akibat lambatnya pleno di Kabupaten Bengkalis.

Padahal seharusnya bisa dibuka kotak suara yang diminta peserta partai tersebut.

"Kita ini sudah dapat teguran. Kalau alasan prosedur, Kalau saudara tidak menjalankan ini melanggar kode Etik. Kami ingin mengawal proses ini dengan baik," ujar Rusidi.

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Bawaslu juga sangat menyayangkan sikap KPU Kabupaten Bengkalis karena pada saat pleno di Kabupaten Minggu dinihari masih ada warga yang demo minta dibuka kotak suara di Batin Solapan.

"Masih ada 500 orang yang berada di KPU namun KPU Bengkalis tidak menganggap itu orang, tetap melanjutkan pleno tanpa memperhatikan protes dari masyarakat itu," ujarnya.

Baca: LIVE STREAMING Moto GP 2019 Prancis (France), Mulai di Urutan ke-19, Tekad Alex Rins Tampil Agresif

Menurut Rusidi Rusdan semua yang terlibat dalam pelaksanaan pemilu ini sudah kehabisan energi dan waktu, sehingga harusnya penyelenggara juga memperhatikan itu.

"Pola pikir jadul teman-teman di KPU Kabupaten dan Kota yang masih berlangsung sehingga banyak kejadian yang harusnya sudah tuntas di tingkat bawah, namun masih dibawa ke tingkat Provinsi," ujar Rusidi Rusdan. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution).

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved