Indragiri Hulu

Air Molek Paling Rawan, Kepala BNN Riau Sebut Inhu tak Aman dari Peredaran Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, Brigjen Untung Subagio mengunjungi Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kamis (22/5/2019).

Air Molek Paling Rawan, Kepala BNN Riau Sebut Inhu tak Aman dari Peredaran Narkoba
Tribunpekanbaru.com/Bynton
Kepala BNNP Riau, Brigjend Untung Subagio memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pejabat di lingkungan Pemkab Inhu, Kamis (23/5/2019) 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, Brigjen Untung Subagio mengunjungi Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kamis (22/5/2019).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk mendorong pembentukan BNNK di kabupaten tersebut.

Untung juga menyempatkan memberikan materi tentang bahaya narkoba dan cara mengantisipasi peredarannya kepada para pejabat di lingkungan Pemkab Inhu.

Sosialisasi dibuka oleh Wabup Inhu Khairizal yang didampingi Sekda Hendrizal.

Untung Subagio menyebutkan, Inhu tidak aman dari peredaran narkoba karena termasuk daerah pembuangan.

"Jangan dikira Inhu aman, Inhu termasuk daerah pembuangan yang sangat banyak, terutama Air Molek," kata Untung.

Secara keseluruhan menurut Untung Provinsi Riau menempati peringkat kelima dalam peredaran narkoba.

Di Riau, saat ini hanya ada empat Kabupaten dan Kota yang memiliki BNNK. Kabupaten Inhu termasuk satu daerah yang tidak memiliki BNNK.

Padahal menurut Untung, keberadaan BNNK tersebut sangat diperlukan untuk pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba di Inhu.

"Dari sisi internal BNN (pembentukan BNNK red) itu sangat diperlukan. Bahkan di dalam Permendagri sudah diatur kepala daerah wajib memfasilitasi pembentukan BNNK," kata Untung.

Menurut Untung, tidak terbentuknya BNNK di Kabupaten Inhu saat ini karena kekurangpahaman daerah terkait pembentukan BNNK.

"Mungkin kekurangpahaman orang yang bersangkutan, seakan-akan pembentukan BNNK itu harus moratorium harus izin ke pusat. Kalau moratorium itu ketika pemerintah daerah melakukan pembangunan fisik untuk instansi baru," ujarnya.

Sementara itu, Wabup Khairizal menyampaikan pada tahun 2019 ini pihaknya akan mengajukan pembentukan BNNK Inhu ke BNN pusat.

Khairizal menjelaskan bahwa pihaknya sangat mendukung pembentukan BNNK di Kabupaten Inhu.

Hal ini menurut Khairizal juga sudah dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian Polres Inhu. "Kita sangat mendukung pembentukan BNNK di Kabupaten Inhu. Hal ini sudah dikoordinasikan ke Polres Inhu di kita, leading sectornya itu ada di Bagian Hukum, Ortal dan Kesbangpol," kata Khairizal. (Tribunpekanbaru/bynton simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved