Siak

Jaksa Syafril Minta Majelis Hakim Adil, Sidang Kedelapan Perkara Dugaan Pemalsuan SK Menhut

JPU kembali terlibat perdebatan panas dengan Penasihat Hukum terdakwa Suratno Konadi dan Teten Effendi, di sidang perkara dugaan pemalsuan SK Menhut

Jaksa Syafril Minta Majelis Hakim Adil, Sidang Kedelapan Perkara Dugaan Pemalsuan SK Menhut
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Dr Mudzakir memberikan keterangan sebagai ahli di persidangan perkara dugaan pemalsuan SK Menhut nomor 17/Kpts.II1998, Kamis (23/5/2019). 

Ahli juga menyebut klausul batal dengan sendirinya sebuah produk hukum tidak berlaku dalam situasi keadaan berbahaya.

Sedot Perhatian Warga

Sidang menyedot perhatian warga setempat. Banyak masyarakat yang hadir ingin mengetahui nasib Direktur PT DSI Suratno Konadi dan mantan Kadishutbun Siak Teten Effendi.

Kedua terdakwa tersebut dituduh melakukan pemalsuan terhadap surat keputusan SK Menhut.

Saksi ahli kedua, Dr Mudzakkir langsung menjurus ke pasal dakwaan terdakwa yakni 263 dan 264 KUHP. Pasal itu intinya sengaja memalsu surat atau membuat surat palsu, jika digunakan menimbulkan kerugian. Batasnya apabila dipakai menimbulkan kerugian.

"Surat palsu menerbitkan kepalsuan formil dan materil. Memalsukan surat suratnya ada tapi dipalsukan baik seluruh maupun sebagian," kata dia.

Pada pasal 263 dijelaskan dengan sengaja membuat surat palsu maka terbitlah surat palsu, dengan maksud digunakan sendiri atau orang lain.

Palsu dalam hukum pidana, harus dilihat sikap batin yang diniati untuk melakukan perbuatan jahat.

Menurut ahli, analogi perkara ini tidak menyebabkan adanya surat palsu. Sementara dalam klausul batal dengan sendirinya itu masuk ranah perdata.
"Yang berkompeten mengatakan batal dengan sendirinya adalah yang membuat surat yang bersangkutan. Kalau lembaga yang bersangkutan mengatakan surat itu off maka berakhir surat itu," kata dia.

Namun demikian, JPU menilai pendapat ahli bertentangan dengan beberapa yurisprudensi. Zakir menjawab yurisprudensi yang tahun berapa, harusnya disesuaikan dengan konsep kekinian.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved